Gelar Aksi di Kejaksaan, Parjal Tolak Kapolri Jika Tuntutannya Tidak Direspon

Oleh James Aisoki

24 January 2018 07:01 253 VIew

''Aksi Demo Penolakan Kunjungan Kapolri Ke Manokwari Oleh Parjal Papua Barat, Rabu (24/1)''

Manokwari, arfaknews.com Kejaksaan Negeri didatangi elemen mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Parlemen Jalanan (Parjal). Mereka melakukan aksi demo meminta agar penegak hukum menangkap tersangka korupsi kapal cargo Otto Ihalauw yang merupakan mantan Bupati Kabupaten Sorong Selatan.

Dengan menggunakan mobil bak terbuka, serta membawa spanduk yang bertuliskan menolak kedatangan Kapolri di Manokwari, pendemo melakukan orasi di hadapan kepala Kejaksaan Negeri Manokwari Agus Joko Santoso dan stafnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari Agus Joko Santoso mengatakan, apresiasinya kepada para pendemo yang menjadi fungsi kontrol dan pengawas demi penegakan hukum di daerah ini.

"Dukung saya jangan dukung koruptor " Kata Agus Joko Santoso kepada para pendemo, Rabu (24/1), di halaman depan Kantor Kejaksaan.

Sementara koordinator aksi Ronal Mambiauw saat berorasi mengatakan sejumlah tuntutan di antaranya penegak hukum dari kejaksaan maupun kepolisian agar menangkap Otto Ihalauw yang kini statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada kejaksaan dan kepolisian yang telah menangkap Albert Rombe terpidana kasus korupsi kantor Koni," Kata Ronald.

Selain itu untuk menepis tudingan bahwa otonomi khusus (Otsus) belum maksimal dimanfaatkan di jajaran TNI/Polri, maka pihaknya menuntut Kapolri agar segera melantik Brigjen Polisi Petrus Waine sebagai Kapolda Papua Barat sebelum peresmian Markas Polda Papua Barat yang direncanakan (29/1) mendatang.

"Aksi yang kami lakukan ini murni suara masyarakat tanpa ada yang ditunggangi, kalau ada yang menuding aksi yang kami lakukan ini ditunggangi maka kami curiga pihak yang menuding itu adalah melindungi koruptor," tegas Ronald.

Aksi yang dilakukan di depan kejaksaan itu berakhir dengan diserahkan pernyataan sikap yang diterima Kajari Manokwari. Parjal berjanji akan melakukan aksi yang sama jelang kedatangan Kapolri di Manokwari untuk meresmikan Mapolda. Rencana titik aksi selanjutnya di Bandara Rendani menolak Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Berita Terkait