Terima Alokasi Rp 70 M, RSUD Bintuni Tingkatkan Kualitas Layanan

Oleh Wawan Gunawan

29 January 2018 19:10 1823 VIew

''Direktur RSUD Kabupaten Teluk Bintuni dr. Eka Widrian Suradji, Ph.D, ''

Bintuni - Mendapatkan alokasi anggaran tahun 2018 sebesar Rp 70 miliar, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Teluk Bintuni bertekad meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang diawali dengan melakukan pembenahan sistem manajemen administrasi rumah sakit.

Direktur RSUD Teluk Bintuni dr. Eka Widrian Suradji, Ph.D, Senin (29/1) di ruang kerjanya mengatakan, setelah menyandang status BLUD pada Desember 2017 lalu, maka mulai tahun 2018, RSUD mulai menerapkan sistem pengelolaan keuangan secara otonom.

Meski pun demikian, dirinya mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan tahun 2018 ini, di antaranya pembenahan sistem administrasi dan mendorong seluruh perawat dan bidan untuk mendapatkan Surat Tanda Registerasi (STR) dari Kementerian Kesehatan. Hingga kini hanya tersisa enam perawat yang tidak teregister.

RSUD Teluk Bintuni mulai aktif melaksanakan pelayanan kesehatan sejak tahun 2011, dimana pada Maret 2015, RSUD Bintuni mulai mengefektifkan sistem manajerial Rumah Sakit, ditandai dengan akreditasi C.

''Untuk stndarisasi RSUD memiliki dua standar sertifikasi, pertama ICO 9001, 2015 tentang standar manejemen, kedua sertifikasi standar nasional bintang satu hingga sekarang berhasil meraih status level medium bintang tiga,'' tuturnya.

Dia optimistis RSUD Bintuni dapat meraih status level Nasional bintang lima (paripurna). dengan dukungan sarana dan prasarana yang telah memenuhi standar Nasional, Ia yakin target tersebut dapat tercapai.

Sedangkan sarana dan prasarana yg berada di RSUD bintuni dapat di katakan cukup memenuhi standar nasional akan tetapi untuk tenaga medis dalam hal ini perawat ataupun bidan yang bertugas di RSUD.


Berita Terkait