Klasis GPDP Tanah Papua, Siap Kawal Dana Desa

Oleh Charles Maniani

08 February 2018 07:01 430 VIew

''Pendeta Yulian Ayomi, S.IP''

Manokwari- Pimpinan Klasis Gereja Pantekosta di Tanah Papua (GPDP) menanggapi positif seruan Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja kepada warga gereja agar bersama pihak Kepolisian melakukan pengawasan penggunaan Dana Kampung di daerah masing-masing.

Koordinator klasis GPDP kepulauan Yapen Pendeta Yulian Ayomi kepada arfaknews.com, Kamis (8/2), menyatakan, tanggung jawab pengawasan pengelolaan Dana Desa atau di Papua dan Papua Barat dikenal dengan Dana Kampung, tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat termasuk Gereja.

"Memang jelas bahwa gereja, Pemerintah dan kepolisian adalah  mitra kerja. Gereja juga berperan sebagai corong masyarakat dalam melakukan pengawasan penggunaan dana Kampung,'' kata Yulian mewakili pimpinan klasis GPDP se Tanah Papua.

Menurutnya, penegasan Undang-Undang tentang Desa, mengamanatkan seleuruh komponen masyarakat bersama Pemerintah dan Kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap anggaran yang digelontorkan Pusat untuk mendorong percepatan pemerataan pembangunan Kampung di seluruh Indonesia.

"Sesuai undang-undang Desa, semua masyarakat dilibatkan untuk melakukan pengawasan dana tersebut, maka gereja juga ada didalam,'' tuturnya.

Dia mengutarakan, selama bergulirnya program Dana Kampung, Pengelolaan dana Kampung oleh Pemerintah Kampung terkesan belum tertata secara baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan penggunaan dana tersebut.

Dia pun mengimbau para pimpinan Gereja Pantekosta diseluruh tanah papua untuk melakukan pengawasan dana kampung. selain melakukan pengawasan, Gereja juga dituntut untuk melakukan pembinaan mental spiritual terhadap aparat pengelola dana tersebut.

 

Berita Terkait