Tingkat Kejahatan Di Kota Sorong Meningkat, Didasari Miras Dan Kurangnya Lapangan Kerja

Oleh Hanafi

26 February 2018 07:01 730 VIew

''Pertemuan Forkopimda bersama sejumlah Tokoh di Aula Mapolresta Sorong ''

Manokwari- aksi kejahatan marak di Kota Sorong belakanga ini didasari sejumlah faktor yakni Minuman Keras (miras), kurangnya lapangan kerja, serta tingkat pendidikan masih rendah.

Guna menyikapi angka kejahatan maupun aksi kekacuan kamtibmas lainnya yang sering terjadi di Willayah Kota Sorong Papua Barat, senin (26/02), bertempat di ruang data Polres Sorong Kota, di lakukan pertemuan antara pemerintah daerah, bersama tokoh agama dan aparat kepolisian sebagai vasilitator.

Dalam tatap muka ini, di hadiri oleh pimpinan forkopimda dari TNI-Polri serta tokoh agama ini, membahas tentang fenomena aksi kejahatan yang semakin meningkat di kota sorong, sehingga perlu mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan setiap persoalan yang timbul di masyarakat.

Sementara pengamatan aparat kepolisian, tingginya angka kriminal di Kota Sorong di sebabkab beberapa faktor penting yakni. kurangnya lapangan pekerjaan, beredarnya minuman keras secara bebas dan rendahnya tinggkat pendidikan.

Untuk itu aparat keamanan bukan hanya memeiliki peran penting, namun peran penting ini pula berasal dari Pemerintah Daerah dan Tokoh Agama juga, mempunyai peranan penting dalam menciptakan kota sorong yang lebih aman.

Selain itu para pemuka agama dan tokoh Masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda, diharapkan dapat membentengi umat dan takut akan tuhan untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa merugikan jiwa sendiri. keluarga maupun orang lain

Dengan adanya peran sejumlah tokoh, angka kejahatan di Kota Sorong bisa diatasi dengan baik. ujar Ketua MUI Kota Sorong, Abdul Manan Fakaubun, ketika di temui arfaknews di  kantor Mapolres Sorong Kota.

Berita Terkait