Ini Formula Penanganan Miras dan Narkoba Di Manokwari

Oleh James Aisoki

28 February 2018 07:01 406 VIew

''Fokus Grup Diskusi Polres Manokwari bersama sejumlah tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di Manokwari, Rabu (28/2).''

Manokwari, arfaknews.com - Maraknya peredaran Minuman Keras (Miras) dan Narkotika dan Zat Adiktif Berbahaya (Narkoba) di wilayah hukum Polres Manokwari membutuhkan formula khusus untuk memberantas peredaran dua zat berbahaya ini dilingkungan masyarakat Manokwari.

Peredaran Miras dan Narkoba telah menjadi momok bagi masyarakat di kabupaten ini. Polres Manokwari mencatat angka kasus pembunuhan, pemerkosaan, kekerasan, pencurian, KDRT, pelecehan seksual, kecelakaan kendaraan, hingga konflik horisontal umumnya dipicu oleh pengaruh Miras dan Narkoba.

"Bagi kami Polisi, hanya dua formula yang kami tarik dari suatu tindakan kejahatan yaitu Kesempatan dan niat,'' kata Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi S. IK MH, Rabu (28/2), pada kegiatan Fokus Grup Diskusi bersama sejumlah tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di ruang data Polres Manokwari.

Mengurangi kesempatan merupakan tugas Polisi dan Pemerintah yang dilakukan melalui Razia, penegakan hukum maupun penegakan Peraturan Daerah dengan tujuan menjauhkan kesempatan tindak kejahatan.

''Kalau kesempatan sudah dicegah, tetapi ada niat, maka selalu saja ada jalan untuk menciptakan kesempatan. Sedangkan Kalau niat sudah teratasi, maka akan sangat kecil kemungkinan kesempatan yang diciptakan,'' ujarnya.

''Yang bertugas untuk menghilangkan niat adalah orang tua, masyarakat, para tokoh-tokoh Agama dan tokoh Adat yang berperan aktif untuk menasehati warga, terutama anak-anak muda untuk menjahukan niat tersebut,'' tambah Erwindi.

Saat ini jumlah anggota Polres Manokwari sebanyak 500 orang personil, yang tersebar di Kabupaten Manokwari. jumlah itu masih tergolong sangat sedikit untuk menjaga Kamtibmas di wilayah Manokwari. oleh sebab itu peran serta masyarakat dalam menjaga kondisi Kambtimas itu sangat penting.

''Melapor ke Polisi jika melihat ada tindakan yang dicurigakan melanggar Hukum. Tuturnya kepada Peserta FGD di Ruang Data Polres Manokwari,'' ajak Erwindi.

Berita Terkait