Bupati Buka Palang, Pemilik Hak Ulayat Tetap Minta Pembayaran Ganti Rugi Segera

Oleh Charles Maniani

01 March 2018 07:01 923 VIew

''Bupati Manokwari membuka palang PT. Pertamina Wosi''

Manokwari- Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan membuka palang TBBM PT. Pertamina Wosi terkait persoalan tuntutan pemilik hak ulayat. "Proses hukum masih sedang berlangsung di Mahkamah Agung (MA), jadi kita harus hormati," jelasnya di depan warga yang berunjuk rasa, Kamis (1/3).

Menurut Demas, kita harus tunggu proses tahapan yang dilalui untuk masalah ini, masih menunggu keputusan dari MA. "Saya minta selama belum ada keputusan resmi, kita harus patuhi aturan itu. Jadi kalau sudah keputusan baru, bisa dibayar ganti rugi," pintanya.

"Saya juga minta, segera Pertamina dapat menyelesaiakan persoalan ini, saya juga dukung kalian sampai keputusan berakhir. Selama ini saya selalu mendukung, bahkan sudah mencabut, gugatan dari Pengadilan Tinggi. Kita harus mengikuti proses aturan jangan sampai nantinya bermasalah, karena gugatan sudah sampai di MA," tegas Demas.

Demas juga mendesak dan akan menyurati Direktur PT. Pertamina agar segera menyelesaiakan ganti rugi masyarakat setempat. "Kalian punya hak, kami harus fasilitas untuk menyelesaikan persoalan," ujarnya.

ÔÇťApalagi Pertamina dipalang, maka dampak sosial besar, kalian mau kalau tidak ada bensin baru, seluruh masyarakat bisa jalan kaki. Hal ini saya harus antisipasi agar tidak terjadi Manokwari," jelas Demas.

Sementara itu, pemilik hak ulayat, Daud Mandacan menegaskan, jika hak dan tuntutan tidak ditanggapi, maka tetap akan palang kantor Pertamina.

Aksi unjuk rasa sendiri mendapat pengawalan personel Polres Manokwari.

Berita Terkait