Sekda Manokwari Geram, BPBD Lambat Salurkan Bantuan Musibah

Oleh James Aisoki

06 March 2018 20:03 921 VIew

''Sekda Kabupaten Manokwari Frederik Musa Lalenoh menyerahkan bantuan Bapok kepada sejumlah warga korban musibah meluapnya air kali Wosi, di RT V, RW VII, Kampung Bugis Kelurahan Wosi, Distrik Manokwari Barat, Selasa (6/3).''

Manokwari, arfaknews.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari Frederik Musa Lalenoh geram atas lambatnya penyaluran bantuan musibah oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manokwari kepada warga Kampung Bugis yang menjadi korban meluapnya air kali Wosi bulan Februari 2018 lalu.

Sekda Lalenoh menilai BPBD Kabupaten Manokwari lambat menanggapi musibah luapan air sungai yang menggenangi sejumlah rumah warga di RT V RW VII, Kampung Bugis, Kelurahan Wosi, Distrik Manokwari Barat.

"BPDB harus siaga 1X24 Jam agar dapat menolong warga yang mengalami musibah,'' tegas Sekda Lalenoh saat menyalurkan bantuan Bapok kepada warga korban luapan air kali wosi, Selasa (6/3).

Sekda Lalenoh pun mengungkapkan permintaan maaf Pemkab Manokwari atas keterlambatan penyaluran bantuan tersebut, dan berharap keterlambatan itu tidak terulang kembali.

"Keterlambatan ini, terjadi bukan karena pemerintah malas tahu warganya, melainkan ada beberapa kendala yang dialami oleh BPDB, sehingga belum mengambil tindakan saat musibah terjadi," ucap Sekda Lalenoh.

Ia berharap BPBD dapat bertindak cepat bila mendapat laporan ada warga yang mengalami musibah bencana alam.


Berita Terkait