Sekda Akui Pungli Rawan di Tingkat Bawah

Oleh Jems Aisoki

07 March 2018 09:10 1337 VIew

''Sekretaris Daerah Manokwari F.M Lalenoh''

Manokwari, arfaknews.com - Sekretaris Daerah Manokwari, Frederik Musa Lalenoh mengakui kegiatan Pungutan Liar (Pungli) paling rawan terjadi ditingkat Pemerintahan Distrik, Kelurahan, dan unit pelayanan lainnya terkait perijinan.

"Titik kerawanan Pungli itu ada ditingkat bawah, yakni ditingkat Kelurahan, Distrik dan sumber-sumber pendapatan lainya" kata Sekda Lalenoh menyikapi ditangkapnya dua orang oknum pegawai dinas Perindakop Manokwari yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Sapu Bersih Pungli (Saber Pungli) Polres Manokwari, Selasa (6/3) kemarin.

Sekda Lalenoh mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Manokwari agar menghindari kegiatan Pungli dalam bentuk apapun.

Ia menyatakan akan menugaskan para Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II), untuk memberikan nasihat dan mengingatkan para ASN untuk mematuhi UU ASN, terutama soal sanksi bagi pelaku Pungli.

"Terutama sumber pendapat tingkat bawah. Disinilah kita utus Pejabat Esalon II yang ada ditingkat bawah untuk rajin memberikan nasihat dan mengingatkan pegawai akan rambu-rambu ASN,'' tuturnya.

Ia mengimbau masyarakat agar melaporkan bila menemukan adanya kegiatan Pungli yang dilakukan oknum ASN. laporan tersebut bisa disampaikan melalui surat tertulis maupun melaporkan langsung kepada aparat penegak hukum disertai bukti-bukti pungli.


Berita Terkait