Bupati Demas: 2018, Biaya Kesehatan di Manokwari Gratis

Oleh Jems Aisoki

15 March 2018 07:01 1896 VIew

''Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan''

Manokwari, arfaknews.com- Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan menegaskan, mulai tahun 2018 ini, biaya kesehatan dari Puskesmas hingga RSUD ditanggung oleh pemerintah. Pemkab Manokwari termasuk saya masih mendengar banyak keluhan dari masyarakat, bahwa pihak RS biasa menolak pasien apabila tidak memiliki KIS, BPJS atau kartu berobat lainnya. Hal seperti itu tidak boleh lagi terjadi.

"Mulai sekarang biaya kesehatan harus G Gratis. Setiap pasien yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga Manokwari, biayanya ditanggung oleh pemerintah melalui Klaim BPJS," ucap Bupati saat menggelar Rapat dengar Pendapat dengan Direktur RSUD Manokwari, BPJS, Dinas Kesehatan dan sejumlah Pimpinan Puskesmas se-Kabupaten Manokwari di Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari, Kamis (15/3).

Dikatakan oleh Bupati, terjadi tumpang tindih dana yang mengalir ke Puskesmas dan Rumah Sakit. Ada Dana Otsus yang kita berikan setiap tahun melalui Pemerintah Daerah, ditambah dengan Klaim BPJS, yang penggunaannya dinilai kurang transparan dalam pelaporannya. Oleh sebab itu, Demas meminta kepada Pihak RSUD dan Puskesmas untuk membuat laporannya secara terperinci agar jelas.

"Setiap tahun ada Dana Otsus yang kita kucurkan untuk biaya kesehatan dan ditambah dengan klaim BPJS, oleh sebab itu saya minta kepada Puskesmas melalui Dinas Kesehatan dan Pihak RSUD untuk membuat laporan atas alokasi dana tersebut. Buat Laporan kepada Bupati, kepada Badan Keuangan Daerah (BKD), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan kepada Inspektorat," pinta Demas.

Ada banyak dana yang mengalir ke Dinas Kesehatan dan RSUD, oleh sebab itu, Demas meminta kepada Puskesmas, atau dokter atau RSUD untuk jangan lagi memberatkan oasien dengan biaya obat di apotek.

"Saya minta kepada BPJS untuk menempatkan seorang petugas di RSUD agar secepatnya mengakomodir pasien melalui klaim BPJS," tutupnya.

Berita Terkait