Rencana Rekrutan Tenaga Baru Lukai Hati Petugas Penyapu Jalan

Oleh Takdir

21 March 2018 07:01 589 VIew

''Petugas penyapu jalan saat berada di Gedung DPRD Manokwari. Berharap tidak ada rekrutan tenaga penyapu jalan yang baru''

Manokwari, arfaknews.com – Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, menginginkan agar Dinas Lingkungan Hidup, segera merekrut tenaga penyapu jalan yang baru. Atas himbauan ini, registrasi pun dilakukan namun tidak semua petugas kebersihan jalan memasukan data yang dibutuhkan.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manokwari, Sumedy, membenarkan hal tersebut, saat audience bersama DPRD Manokwari, Selasa (20/3) kemarin. Pertemuan ini digelar akibat aduan para petugas penyapu jalan yang terancam diberhentikan.

Para petugas penyapu jalan mengaku selama ini kurang mendapat perhatian yang baik. Munculnya rencana rekrutan tenaga penyapu jalan yang baru, menambah kekecewaan mereka.

“Kami mau diberhentikan karena yang diterima nanti usia 18-50 Tahun. Trus, kami yang petugas lama ini bagaimana ?. Kalau kami diberhentikan, rekrut anak-anak kami dan kami juga harus diberi pesangon karena sudah bekerja cukup lama,” kata mama Yohana.

Ia bersama para petugas penyapu jalan yang lain, berharap tidak dilakukan perekrutan tenaga yang baru, karena akan sangat menggangu ekonomi keluarga mereka.

Aku seorang rekannya yang lain, selama ini mereka terbantu dengan bekerja sebagai petugas penyapu jalan. Meski penghasilannya tak besar, namun bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomo, termasuk menyekolahkan anak-anak mereka.

“Kalau kita diberhentikan, nanti anak-anak mau ke sekolah bagimana. Semoga ini menjadi pertimbangan pemerintah daerah,” cetusnya.

Sumedy mengaku upah petugas penyapu jalan berusaha ditingkatkan menjadi Rp.2,5 Juta, dengan waktu kerja 5 jam per hari. Anggaran yang disediakan bagi 60 orang, sesuai DPA Tahun 2018,

“Kami hanya menanggung petugas yang menyapu jalan, tidak bagi yang di pasar. Rencana rekrutan akan dilakukan bertahap hingga mencapai tenaga yang dibutuhkan sekitar 200 orang,” jelas Sumedi.

Berita Terkait