Tutup Jalur Samping Kali Konto, Pasar Mama Papua Siap Eksis

Oleh James Aisoki

21 March 2018 07:01 516 VIew

''Sosialisasi penertiban jalur masuk Pasar Sanggeng yang dilakukan petugas Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Manokwari. Dalam waktu dekat, jalur tersebut ditutup dan dialihkan ke eks terminal Sangggeng''

Manokwari, arfaknews.com – Sosialisasi penertiban akses masuk ke Pasar Sentral Sanggeng, melalui jalur Kali Konto di Jalan Yos Sudarso, mulai digelar Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Manokwari.

Para pengedara roda dua, pejasa ojek maupun angkutan umum, kini tak bisa seenaknya berhenti atau untuk menurunkan penumpang di lokasi itu.

“Kami laksanakan instruksi Bupati Manokwari yang sudah dikeluarkan beberapa hari lalu. Aktivitas bongkar-muat barang jualan dilakukan di terminal,” ujar Kepala Seksi Lalulintas pada DPKP Manokwari, Napolion Nauw, Rabu (21/3).

Ia membenarkan jika sosialisasi penertiban ini juga bertujuan untuk mengurangi tingkat kemacetan kendaraan di jalan tersebut. Sebelumnya, lokasi ini sering macet dengan antrian kendaraan yang cukup panjang.

Dalam waktu dekat, Pemkab Manokwari berencana menutup akses jalan menuju ke Pasar Sentral Sanggeng. Diharapkan, penutupan akses jalan tersebut membuat Pasar Mama-mama Papua di bekas Terminal Sanggeng berfungsi.

 Sebelumnya, Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, meminta agar akses jalan masuk ke Pasar Sanggeng, tepatnya samping Kali Konto, segera ditutup. Jika tidak, kemacetan parah tetap akan berlangsung di lokasi itu.

Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manokwari, Drs. Alberth Simatupang, mengaku Bupati menginginkan penjual Mama-mama Papua yang menempati jalur masuk Kali Konto, segera pindah dan berjualan di Pasar Mama-mama Papua.

“Pintu masuk dari Kali Konto harus ditutup, agar para pedagang berjualan di tempat yang sudah disediakan pemerintah,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran pemerintah daerah adalah untuk melayani masyarakat, bukan untuk menyulitkan atau merugikan masyarakat.

“Bupati juga ingin agar penataan kota Manokwari sedap dipandang mata,” pungkasnya.

Berita Terkait