Ini Keinginan Penjual Aksesoris Papua jika Jalur Kali Konto Ditutup

Oleh Charles Maniani

22 March 2018 07:01 608 VIew

''Para penjual aksesoris Papua di atas jembatan Kali Konto, Sanggeng. Mendukung penutupan akses masuk ke Pasar Sanggeng, namun berharap mendapat tempat berjualan yang layak nanti''

Manokwari, arfaknews.com – Keseriusan Pemkab Manokwari untuk menutup jalur masuk ke Pasar Sentral Sanggeng, rupanya bukan isapan jempol. Instruksi Bupati Manokwari ini pun siap dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Menanggapi hal ini, sejumlah penjual aksesoris Papua mengaku siap dipindahkan sesuai dengan instruksi Bupati, asal mendapat tempat berjualan yang layak.

“Kami semua penjual aksesoris Papua, siap dipindahkan kesana, asal pemerintah daerah menyediakan tempat untuk kami juga,” ujar Ani Masoka, seorang penjual aksesoris kepada arfaknews.com. Kamis (22/3).

Meski demikian, ia mewakili teman-temannya berharap ada penertiban yang dilakukan sebelum memindahkan semua penjual kesana.

“Rapihkan dulu tempat jualannya, karena waktu itu sudah pernah disuruh pindah tetapi ada saling klaim tempat berjualan di sana,” terang Ani.

Ia menilai Bupati Manokwari mengambil langkah yang bijak, karena selama ini para penjual aksesoris, termasuk Noken dan mama-mama yang berjualan di emperan pasar, rela berjualan dibawah teriknya matahari.

“Apalagi saat hujan, kita jadi susah. Terima kasih untuk kebijakan ini, asal semuanya mendapat tempat agar tidak menimbulkan kecemburuan antar sesama penjual,” pungkas Ani.

 

 

Berita Terkait