Semua ASN di Papua Barat Diwajibkan ‘Buang Dalam’

Oleh James Aisoki

26 March 2018 07:01 857 VIew

''Sekda Manokwari, F.M Lalenoh, saat memimpin apel di Kantor Bupati Manokwari''

Manokwari, arfaknews.com – Seluruh ASN di Papua Barat, diminta tak hanya bekerja sesuai tupoksi, namun juga harus memperhatikan aturan sesuai kebijakan pimpinan daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, F.M Lalenoh, mengingatkan seluruh ASN lingkup Pemkab Manokwari, wajib mengenakan seragam Keki untuk hari Senin dan Selasa. Selain itu, wajib pula mengenakan ikat pinggang berlebel Korpri.

Instruksi ini merupakan langkah kebijakan Gubernur Provinsi Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, yang disuarakan saat Raker Bupati/Wali kota se-Papua Barat di Waisai, Raja Ampat, tangal 21-23 Maret lalu.

Menurut Lalenoh, kebijakan ini berlaku bagi Golongan Satu sampai Golongan IV dan Eselon II-IV. Penggunaannya harus pula dilengkapi papan nama, tanda Kopri .

“Kalau dari IPDN, harus menggunakan tanda almamater. Pengadaan kelengkapan atribut ini ditanggung setiap pimpinan OPD masing-masing,” ujar Lalenoh di Manokwari, Senin (23/3).

Sementara, khusus untuk hari Rabu dan Kamis, seluruh ASN diwajibkan pula mengenakan celana hitam dan kemeja putih, dilengkapi sepatu berwarna hitam.

“Baju Keki tidak digunakan pada hari-hari lain, kecuali dalam acara tertentu. Tidak dibenarkan menggunakan baju Keki lengan panjang dalam acara-acara itu juga,” jelasnya.

Untuk aturan ini, kedepan Pemkab Manokwari akan mengeluarkan surat edaran berdasarkan Peraturan Bupati.

 

Berita Terkait