Ini Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran Pasting di Manokwari

Oleh Takdir

11 April 2018 07:01 889 VIew

''Kondisi Awal Saat Kebakaran Mulai Merambat Bagian Atas Pasar Tingkat Sanggeng, Manokwari''

Manokwari, arfaknews.com – Nyala api yang menghanguskan los atas sebelah barat Pasar Tingkat Manokwari, memang sudah berhasil dipadam. Namun, banyak pihak mempertanyakan asal-muasal api tersebut.

Berbagai spekulasi berkembang saat kejadian berlangsung. Beberapa warga mengaku sempat melihat api awalnya berasal dari salah satu los, sementara warga lain menyebut nyala api disebabkan korsleting listrik.

Menurut pengakuan Hengky, nyala api awalnya berasal dari meteran listrik yang terletak persis di lorong tangga naik, tepatnya depan deretan los pangkas rambut.

“Korsleting listrik berawal dari situ. Kemudian, mulai menyala dan meledakan beberapa meteran di situ. Api terus menyala dan semakin besar,” ujar pria yang mengaku melihat kejadian tersebut.

Setelah itu, dirinya kemudian memberitahukan polisi di Pos PAM Wariori Sanggeng (Pospol Sanggeng). Tak berapa lama berselang, tiang listrik pun berdering dan warga mulai mendatangi lokasi.

“Orang-orang yang pertama kali datang ke lokasi hanya beberapa saja. Semuanya tidak bisa berbuat apa-apa karena api semakin besar,” ujarnya.

Selain nyala api, beberapa kali muncul bunyi ledakan dari los yang diduga sebagai tempat servis elektronik. Tak hanya itu, korsleting listrik disertai bunga api, juga terjadi di beberapa meteran yang ada.

Selang tiga puluh menit setelah kebakaran, warga tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya saat itu aliran listrik belum dipadam oleh PLN serta tertutupnya pintu masuk ke los bagian atas pasar.

“Setelah mobil pemadam kebakaran yang pertama datang, baru warga bisa membantu pemadaman. Tetapi sudah terlambat,” cetus Hengky sembari mengaku kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 Wit.

Seorang pedagang di Pasar Sanggeng, Yusril, membenarkan awalnya nyala api berasal dari bagian tengah los pasar dan kemudian merambat dengan cepat ke semua bagian los pasar bagian atas.

“Diduga akibat korsleting listrik dan api menjalar hingga membakar habis bagian tingkat atas pasar,” ungkap Yusril.

Sebelumnya, kebakaran mengakibatkan sekitar 13 los di pasar tersebut ludes terbakar. Los yang terbakar diantaranya merupakan tempat servis elektronik, studio foto, penjual kaset dan penjahit.

Dua mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Manokwari, 2 unit water canon serta empat truk tangki air, satu diantaranya milik BPBD, dikerahkan membantu pemadaman.

Dari pantauan arfaknews.com, api berhasil dipadamkan pukul 08.30 Wit. Meski tak menimbulkan korban jiwa, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Berita Terkait