Pengelolaan Tambang Emas di Wondama Tunggu Izin Amdal

Oleh James Aisoki

11 April 2018 17:10 2037 VIew

''Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Teluk Wondama, Soni Samberi''

Manokwari, arfaknews.com – PT. Abisha Bumi Persada, sebuah perusahaan asal Jakarta, siap mengelola tambang emas di Teluk Wondama. Perusahaan ini berencana mengekploitasi emas di lahan seluas 23 Ribu Hektar lebih, yang membentang di tiga Distrik di Teluk Wondama, Naikere, Kuriwamesa dan Rasiei.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Teluk Wondama, Soni Samberi, mengatakan Pemkab Wondama hingga kini masih menunggu kajian Analisis Dampak Lingkungan dari Tim Amdal.

“Dalam peraturan perundangan, suatu izin usaha bisa diterbitkan apabila memiliki izin lingkungan. Dan, izin lingkungan itu akan keluar setelah sudah dilakukan kajian Amdal,” jelasnya saat berada di Manokwari, Rabu (11/4).

Menurut dia, pihak kabupaten sendiri tidak memilki

"Komisi yang membidangi Amdal, sehingga sudah diserahkan kepada provinsi. Dan saat ini sudah sampai pada tahapan konsultasi publik," ungkapnya

“Perusahan ini jadi beroperasi atau tidak, kita tinggal menunggu hasil Amdal-nya saja. Masyarakat juga dilibatkan dalam ketentuan dalam Amdal tersebut,” papar Sony.

Namun, penolakan diwanai aksi protes sempat dilakukan warga pemilik ulayat karena merasa tidak dilibatkan saat pertemuan konsultasi antara pihak perusahaan bersama masyarakat.

“Harapan kami, ketika izinnya diterbitkan pemerintah, tidak ada dampak kerusakan lingkungan yang terlalu besar kerena sudah memililiki Amdal,” jelasnya.

Ia menambahkan kehadiran perusahaan ini bisa memberi dampak positif dengan keterlibatan masyarakat sebagai pelaku usaha demi peningkatan kesejahteraan.

 

 

 


Berita Terkait