Ketersediaan Bak Sampah Minim, Sulit Wujudkan Manokwari Bebas Sampah

Oleh Dessy Kumendong

15 April 2018 08:03 1488 VIew

''Masih banyak warga Mnokwari membuang sampah di kali''

Manokwari- Untuk mewujudkan nol sampah sebagai program yang digadang-gadang Pemkab Manokwari, rupanya masih sulit terlaksana. Pasalnya, masih banyak warga yang membuang sampah di sembarang tempat.

Berdasarkan pantauan langsung arfaknews.com, Minggu (15/4), masih terlihat warga yang membuang sampah di kali kecil ditengah kota Manokwari, tepatnya di antara SMP-SMA Advent dan STIH Manokwari.

Keterbatasan bak sampah dan adanya biaya yang ditarik ke warga saat membuang sampah di bak-bak sampah, menjadi alasan warga membuang sampah di saluran kali kecil yang mengalir ke arah Kali konto hingga ke pantai.

Hal itu dibenarkan Nene Ice, salah satu warga Manokwari yang ditemui arfaknews.com usai membuang sampah miliknya di aliran kali kecil. "Terpaksa kami buang sampah di kali ini saja karna selain tidak ada tempat sampah di setiap komplek, tempat sampah yang disediakan pemerintah jauh dari rumah kami," ujarnya.

Nene ice juga menambahkan, untuk membuang sampah di bak sampah di pasar Wosi atau Sanggeng, itu pun harus kita bayar ke yang jaga disitu, kalau tidak bayar sampah kita disuruh bawa pulang lagi bahkan ada yang sampai maki-maki juga kalau tidak kita bayar," ungkapnya.

"Biasa mereka yang jaga di sekitar bak sampah di pasar itu minta bayar minimal lima ribu bahkan kalau lihat sampah kita agak banyak mereka minta bayar lebih. Itu yang bikin kita malas buang sampah di bak sampah," tutur Nene Ice.

"Kita harap pemerintah bisa melihat masalah sampah ini, jangan menyalahkan kita yang buang sampah di kali tapi tanya alasan-alasan kita juga, keluhan kita warga ditanggapi ka. Terus tolong pihak yang bertanggung jawab turun ke pasar sana atau tempat bak-bak sampah ditaruh itu dong yang minta bayaran dari masyarakat juga bikin resah makanya kita warga memilih buang sampah di kali, " pungkasnya.


Berita Terkait