Satpam Puskesmas Kota Sorong Nyaris Dihakimi Warga, Polisi Lepas Tembakan

Oleh Hanafi Tianlean

20 April 2018 07:01 610 VIew

''Gambar illustrasi pelecehan seksual terhadap gadis''

Sorong Kota arfaknews.com - Seorang oknum satpam berinisial RB (32 tahun), Kamis (19/4), sekitar pukul 21.00 WIT, terletak di Jalan, Selat Kabuh Nomor 1, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat, nyaris dihakimi warga lantaran diduga telah melakukan kekerasa seksual terhadap seorang gadis berinisial M (19 tahun).

Keributan terjadi, ketika petugas mengevakuasi satpam tersebut ke dalam Puskesmas Remu, untuk dimintai keterangan terkait dugaan kekerasan seksual terhadap seorang gadis pegawai cleaning service Puskesmas.

Selanjutnya orang tua korban dibalut emosi, sempat menganiaya terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anaknya, sebelum kembali lagi ke puskesmas dengan membawa masa yang cukup banyak.

Terduga pelaku kemudian menutup semua pintu masuk ke area puskesmas untuk menyelamatkan diri, tidak berselang lama, petugas kepolisian dari Polresta Sorong tiba di lokasi kejadian untuk mengevakuasi terduga pelaku, namun warga begitu banyak lalu menghadang petugas bertujuan untuk menghakimi terduga pelaku pelecehan seksual tersebut.

Polisi terpaksa menembakkan gas air mata untuk bisa membubarkan masa yang masih terus mengejar terduga pelaku meskipun sudah di bawah ke kantor polisi.

Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait tudingan pelecehan seksual tersebut, namun dari laporan diterima Sentral Pelayan Kepolisian Terpadu ( SPKT) Sorong Kota, orang tua korban dilaporkan telah melakukan penganiayaan serta mengeluarkan kata-kata tak senonoh kepada terduga pelaku pelecehan seksual,

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, dalam hal ini Poresta Kota Sorong, sementara kasus dugaan pelecehan seksual ini sedang di tangani penyidik Polres Sorong Kota.

Berita Terkait