Jaring Pemain Muda, Wefo Cup II Kembali Digelar

Oleh Wawan Gunawan

28 April 2018 07:01 283 VIew

''Piala bergilir Wefo Cup II''

Bintuni, arfaknews.com- Kejuaraan Wefo Cup II yang mempertemukan klub-klub futsal terbaik kembali digelar untuk kali kedua di kabupaten Teluk Bintuni. Pertandingan sendiri dimulai dari tanggal 27 April hingga 10 Mei 2018 di Cobrillo Sport, Kampung Lama.

Ketua panitia Wefo Cup II Toni Aris Naa menjelaskan, selain untuk pengembangan minat serta bakat pemuda Teluk Bintuni, juga sebagai sarana persiapan pemain futsal siap pakai dalam berkompetisi pada level yang lebih tinggi.

"Sebagai pengembangan bakat para pemuda, kejuaraan Wefo Cup II ini juga sebagai sarana pengembangan bibit pemain futsal agar siap pakai dan mampu berkompetisi pada level yang lebih tinggi baik di tingkat provinsi maupun nasional," ujar Toni.

Senada dengan Toni Naa, Pembina Utama Wefo FC , Decky Asmuruf menjelaskan bahwa sepak bola selalu identik dengan orang Papua, oleh karena itu semua tim diimbau menjunjung tinggi sportifitas dan bersama-sama menyukseskan acara ini demi lahirnya bibit muda berbakat yang mampu berprestasi di tingkat nasional.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Bupati Teluk Bintuni yang dibacakan oleh Ass III Bidang Administrasi dan Umum Ir. Widianingsih Sri Utami, MM , yang sekaligus membuka secara resmi kejuaraan Wefo Cup II, bahwa peran pemuda dalam pembangunan dan pengembangan olah raga sangatlah sentral. Pemerintah Daerah Teluk Bintuni siap mendukung setiap kegiatan olahraga baik dari KONI maupun cabor-cabor lainnya , terutama jelang gelaran akbar PON 2020 Papua/Papua Barat.

"Pemuda adalah komponen yang tidak terpisahkan dalam pembangunan nasional dan daerah, dan seyogyanya dikelola secara baik. Pada prinsipnya pemerintah daerah mendukung kegiatan olahraga di daerah ini melalui KONI yang baru dilantik, guna secara serius mempersiapkan atlet berprestasi yang dapat mewakili Teluk Bintuni khususnya jelang penyelenggaraan PON 2020 di kota Jayapura," jelasnya.

Wefo Cup II menggunakan format setengah kompetisi yang diikuti 31 klub, serta memperebutkan hadiah utama uang pembinaan sebesar Rp25 juta rupiah , piala bergilir, piagam penghargaan, serta gelar Pemain Terbaik.

Berita Terkait