Per Februari 2018, Tingkat Pengangguran di Papua Barat Menurun Tajam

Oleh Charles Maniani

07 May 2018 07:01 1047 VIew

''Ilustrasi BPS''

Manokwari, arfaknews.com – Data Statistik keadaan ketenaga kerajaan provinsi Papua Barat, per Februari 2018, menunjukan Tingkat Pangangguran Terbuka (TPT) menurun dari 6,49 persen menjadi 5,67 persen.

Hal ini terungkap saat BPS Papua Barat merilis pertumbuhan ekonomi Papua Barat, Senin (7/5) di Manokwari.

Berdasarkan data resmi statistik Papua Barat, angkatan kerja bulan Februari 2018, berjumlah 461.152 orang. Sedangkan penduduk yang bekerja di Papua Barat bulan Agustus 2017, mencapai 435.023 orang.

Perbandingan antara bulan Februari 2018, penduduk yang bekerja 65,26 persen pada kegiatan informal dan presentase pekerja informal naik 0,2 persen poin dari bulan Februari 2017.

Selama beberapa tahun terakhir, beberapa sektor juga mengalami peningkatan penduduk bekerja, diantaranya  sektor kontruksi (1.62 persen poin), sektor industri (1,30 persen poin), sektor perdagangan (0,97 persen poin), sektor listrik, Gas dan Air (0,37 persen poin).

Penduduk yang bekerja secara tidak maksimal, dimana menurut jam kerja kurang dari 35 jam per minggu, mencakup 8.68 persen. Sementara mencakup setengah dari pengangguran dan 22,69 persen pekerja paruh waktu.

Berita Terkait