Soal Aduan Honorer, DPRD Manokwari Bakal Panggil Bupati

Oleh James Aisoki

08 May 2018 07:01 798 VIew

''Penandatangan berita acara penyampaian aspirasi 1000 guru honorer Pemkab Manokwari oleh perwakilan guru honorer dihadapan Wakil dan Anggota DPRD Manokwari, Kadis Pendidikan, Kepada BKD dan ratusan guru, usai rapat dengar pendapat, Senin (7/5).''

Manokwari, arfaknews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Manokwari berjanji dalam pekan ini akan menyurati Bupati Manokwari untuk menyikapi pengaduan ribuan guru honorer dan perawat honorer serta dokter PTT yang mempertanyakan nasib dan hak-haknya selama mengabdi.

Wakil Ketua I DPRD Manokwari Frengki Awom menyatakan, aspirasi dan aduan para guru honorer dan para bidan yang masih berstatus honorer serta para dokter PTT yang disampaikan pada rapat dengar pendapat, Senin (7/5) kemarin telah menjadi agenda DPRD untuk ditindaklanjuti.

"Semua masalah ini telah kita jadwalkan. Mulai dari aspirasi awal yaitu masalah Rotasi, Promosi dan Demosi PNS di lingkungan Pemda Manokwari, status 1000 orang Guru Honorer, serta hak-hak dokter dan Bidang yang belum dibayarkan selama 10 bulan,'' katanya.

Ia menegaskan, hari ini, Selasa (8/5), DPRD Manokwari akan melayangkan surat panggilan kepada Bupati Manokwari, guna menjelaskan terkait aspirasi dan pengaduan 1000 orang guru honorer, 44 bidan dan 14 dokter PTT.

Lanjut Frengki, bila Bupati tidak mengindahkan surat yang dilayangkan Dewan, maka pihaknya akan menggunakan Mekanisme Dewan untuk memanggil Bupati untuk menerangkan persoalan dimaksud.

''Yang kami tekankan disini, yaitu masalah upah 14 dokter dan 44 Bidan, karena ini masalah kesehatan dan ini masalah mendasar,'' Tutupnya

Berita Terkait