Parpol Selalu Terbentur Dalam Biaya Kaderisasi

Oleh James Aisoki

09 May 2018 07:01 421 VIew

''Lambang partai di Indonesia''

Manokwari arfaknews.com - sejumlah Partai Politik (parpol) di Indonesia, masih mengalami kesulitan dalam membiayai Kaderisasi, bahkan untuk melakukan sejumlah kegiatan kaderisasi partai, sering terbentur dengan persoalan anggaran.

"Kenaikan Keungan Partai, memang kebijakan pemerintah, bahkan kenaikan keuangan partai mendapat persetujuan parlemen serta didukung dari para lembaga Anti Korupsi"

Direktur Politik Dalam Negeri Direktorat Jendral Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri,Dr. Drs. Bahtiar, M.Si, menguatarakannya ke arfaknews.com, kenaikan Anggaran Partai merupakan cara pemerintah untuk melakukan penguatan sistem dalam kepertaian.

"Partai politik di Indonesia, mengalami kesulitan melakukan fungsi kepartaian, membiayai kaderisasi partai dan fungsi kepartaian lainya, sebab semuanya bermuara dalam melalukan kaderisasi dengan biaya ".

Dalam beberapa periode ini, sejumlah masalah Korupsi muncul, banyak masalah kualitas Prodak dari lembaga legislatif kita belum terlalu menggembirakan" ujarnya.

Dikatakannya, memang seperti negara demokrasi maju, partai Politik dibiayai oleh Negara. Oleh karena itu, untuk meminimalisir agar Partai politik tidak terlibat dalam hukum pasar  maka Pemerintah  mendongkrak anggaran partai.

Tidak boleh dibiarkan partai politik hidup dalam hukum pasar  Kalau partai hidup dalam hukum Pasar, berarti partai yang memiliki sumber pembiayaan besar, bakala bertahan hidup, akan tapi partai politik idealogis namun tidak memiliki pembiayaan, kemungkinan tidak akan berkembang. Tuturnya

Pemerintah Daerah setempat bertugas dan memberidukung pembiayaan partai di Level tingkat Kabupaten Kota. Khusus untuk  Provinsi pembiayaan dilakukan  di Provinsi,demikian pula dipusat, mendukung pembiayaan partai di pusat. sedangkan Parpol yang dibiayai pemerintah adalah Parpol  memperoleh Kursi di DPR atau DPRD setempat.

Kalau didukung bersama, saya kira tidak terlalu besar anggaran di butuhkan. Palingan ini bisa menolong kehidupan partai supaya lebih baik, kalau semua Partai pembiayaan cukup, kaderisasi bisa dihasilkan, partai juga bisa bakal menghasilkan kader terbaik untuk duduk di Parlemen maupun eksekutif, baik di pusat dan Daerah, ucapnya

Manfaatnya, diperkirakan bukan partai sebenarnya  melainkan masyarakat, karena dengan menghasilkan Sistem kepertaian bersih dan baik, bakal berdampak pada penyelenggaraan pemerintahan baik pula. kata Bahtiar.

Berita Terkait