Senggol Warga Dengan Mobil, Oknum Polisi Di Amuk Masa

Oleh Wawan

10 June 2018 07:01 767 VIew

''Warga melakukan aksi pemalangan, usai oknum polisi tabrak warga''

Bintuni arfaknews.com - Oknum aparat kepolisian dari Polres Teluk Bintuni, diamuk warga lantaran diduga menyenggol salah seorang warga menggunakan  mobil senggol warganya, sehingga korban tabrakan, di larikan di RSU Bintuni untuk mendapatkan perawatan medis.

kasus oknum polis diamuka massa bermula ketika, Jumat (8/6) sekitar pukul 21.00 wit, di depan Puskesmas Teluk Bintuni,  atau komplek polsek itu,tiba tiba  mendadak memanas, setelah tersiar kabar oknum polis tabrak warga menggunakan mobil,  sehingga masyarakat memblokir akses jalan dengan meja  diserta tumpukkan kayu, bahkan oknum polisi tersebut dihujanai pukul oleh warga.

Masyarakat turun memadati jalan raya, sambil meneriakkan rasa ketidak puasannya hingga melakukan pemalangan jalan,  mengakibatkan akses menuju RSU terganggu, 

kapolres Teluk Bintuni AKBP Adriano Ananta, SIK, langsung menengahi keributan tersebut, menemui warga, "Mari kita bicarakan hal ini,  saya tidak membela siapa-siapa,  karena semua pasti akan melalui proses,  saya harap, keluarga (korban tabrak) dapat memberikan keterangan,  sedangkan diharapkan lagi, palang ini segera di buka,  mengingat jalan ini, adalah akses utama menuju RSUD", kata kapolres di tengah warga.

Setelah melakulan mediasi kapolres dan warga, akhirnya di sepakati,  pemalangan jalan pun akhirnya di buka warga, untuk mengembalikkan arus jalan sehingga bisa dilalui kenadraan

dari keterangan keluarga korban penabrakan,  sementara, korban adalah Lansia, berumur lebih 70 Tahun,  setelah kejadian itu,  korban telah dilarikan ke RSU, untuk mendapatkan perawatan.

Oknum Aparat kepolisian menabrak korban, menjelaskan  dirinya ini tidak mabuk, semua murni ketidak sengajaan,  "Karena memang malam, sementara jalanan juga sempit,  ditambah lagi pencahayaan mobil lain silau dari arah berlawanan,  membuat saya tidak melihat disamping jalan ada warga, sehingga mobinya menyenggol korban, sebagai anggota kepolisian,  mobil saya hentikan,  namun karena masa sudah terlanjur banyak,  malah saya di hujani pukulan oleh warga", tuturnya

Setelah memberikan keterangan, pelaku penabrakan  di bawa mobil polisi menuju pelayanan kesehatan,  untuk mengobati luka memar dan luka lainnya akibat kegiatan main hakim sendiri warga itu. Sementara kasus ini belum dapat dikonfirmasi resmi oleh pihak kepolisian,  baik dari alur cerita kejadian dan langkah lainnya. 

Untuk sementara masih perlu untuk pemeriksaan lebih dalam mengenai kasus ini,  untuk mencocokan keterangan pelaku (oknum polisi penabrakan dengan keterangan saksi mata dan pihak korban. sambil menunggu olah TKP.

Berita Terkait