Minta Uang ‘Pelicin’ Pelayaran, Kepala KSOP Manokwari Terjaring OTT

Oleh James Aisoki

26 June 2018 07:01 541 VIew

''Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Indro Rizkiadi''

Manokwari, arfaknews.com – Polres Manokwari kembali berhasil mengungkap kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli). Tak tanggung-tangung, kali ini giliran IAH, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV (KSOP) cabang Manokwari, yang ditangkap di rumahnya.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, melalui Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Indro Rizkiadi SIK, membeberkan penangkapan dilakukan di rumah IAH, di Reremi, Distrik Manokwari Barat, tanggal 14 Juni.

Saat penangkapan, Tim Saber Pungli juga turut mengamankan uang berjumlah Rp.35 Juta dan sebuah telepon genggam yang kemudian dibawa ke kantor polisi.

“Tim Saber Pungli sebelumnya membuntuti IAH ke rumahnya dan kemudian melakukan penangkapan di kediamannya,” ujarnya kepada wartawan, Senin (25/6).

Rizkiadi mengaku sejauh ini sudah memeriksa emat orang saksi, ditambah pelaku (IAH). Untuk memperdalam kasus ini, pemeriksaan lanjutan juga akan dilakukan terhadap salah satu perusahaan di Surabaya.

Terkait modus pelaku, Rizkiadi menjelaskan bahwa pemberian sejumlah uang untuk memperlancar proses pelayaran.

“Yang bersangkutan minta sejumlah uang agar memperlancar proses pelayaran. Dalam pengembangan, kita melakukan pembuntutan saat korban ke rumah pelaku,” bebernya.

Mengenai kasus ini, Rizkiadi menjelaskan pelaku adalah Aparatur Sipil Negara, (ASN) dan akan dikenakan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Pasal 12 huruf e, tentang Penyalagunaan Kewenangan.

Berita Terkait