Ratusan Siswa Di Manokwari Terancam Putus Sekolah

Oleh James Aisoki

02 July 2018 07:01 2520 VIew

''kondisi ratusan siswa ketika mendatangi kantor Dinas Pendidikan Manokwari ''

Manokwari arfaknews.com - Ratusan siswa di Manokwari, Papua Barat, ternacma putus sekolah, lantaran mereka tidak diterima masuk di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP).

Akibat tidak diterima bersekolah, orang tua murid bersama siswa , lalu menyeruduk Kantor Dinas Pendidikan Manokwari, terletak di jalan S Conronegoro, Senin (2/7).

Orang tua siswa dan murid, berjalan kaki secara longmarch sepanjang 7 Km, dari sekolah mereka mendaftar anakany di SLTP ke Kantor Dinas Pendidikan. 

Sesampaianya di Kantor Dinas Pendidikan, orang tua murid dan siswa lalu meneriki sejumlah pegawai dikantor Dinas Pendidikan,  untuk memertanyakan nasib anak mereka yang tidak diterima sekolah, lantaran pihak sekolah sudah menutup pendaftaran lebih awal.

Orang tua siswa meminta kejelasan dari Dinas Pendidikan mengenai nasib anak mereka dan berharap agar dinas pendidikan bisa menerima anaknya bersekolah.

siswa dan orang tua murid ini, sejak pagi sudah mendatangi lokasi mereka untuk mendaftarkan anaknya di SLTP Negeri 1 Manokwari, namun pendaftaran lebiha awal ditutup pihak panitia penerimaan siswa baru, akibat membludaknya jumlah pendaftar, sedangka jumlah ruangan terbatas.

orang tua siswa, Jahot Lumbang Gaol, mengatakan pendaftaran siswa baru di sekolah tempat mereka mendaftar sudah tutup, sehingga orang tua siswa bingung mau menyekolahkan anaknya dimana, namun berharap kepala dinas pendidikan manokwari untuk mencarikan solusi agar anak mereka bisa bersekolah, berdasarkan keterangan kepala dinas bahwa seluruh anak harus bersekolah.

Bukan hanya di SLTP Negeri 1 Manokwari, hampir seluruh sekolah SLTP di kota manokwari mengalami hal yang sama di mana ratusan anak terancam putus sekolah, lantaran tidak diterima bersekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Manokwari, Barnabas Dowansiba, tertutupnya pendaftaran di sejumlah sekolah lantaran jumlah ruang di tiap sekolah terbatas, untuk menjawab hal itu pihaknya akan menghadap bupati Manokwari, untuk mencarikan solusi apakah ada penambahan kelas,

Pihaknya pun akan memastika, jika seluruh siswa yang tidak diterima semuanya harus bersekolah, tinggal mencarikan solusinya, ujarnya

Sementara formulir pendaftaran anak yang tidak diterima sekolah,  disimpan di dinas pendidikan untuk didata, para siswa dan orang tua murid diminta untuk kembali mendatangi kantor dinas pendidikan untuk mengetahui kepastiannya. ujarnya.

Berita Terkait