Tak Terima Korban Dianiaya, Warga Blokir Jalan Masuk Fanindi Pantai

Oleh James Aisoki

12 July 2018 07:01 3875 VIew

''Aksi pemalangan jalan dilakukan keluarga korban dan warga, menuju ke kompleks Fanindi Pantai hingga ke jalan Yos Sudarso.''

Manokwari arfaknews – Tidak terima korban dianiaya menggunakan benda tajam, keluarga korban bersama dengan puluhan warga Kompleks Fanindi pantai memblokir jalan area masuk kompleks menggunakan balok kayu serta membakar ban bekas, Kamis (12/7).

Keluarga korban melakukan aksi ini, lantaran korban bernama  Santos Raubaba  telah dianiaya menggunakan benda tajam oleh orang tak di kenal (OTK) dijalan masuk kompleks Fanindi Pantai, kamis malam (11/7)  mengakibatkan korban mengalami luka di tubuhnya hingga mendapatkan perawatan medis di RSUD Manokwari.    

Aksi pemlangan jalan menuju kompleks Fanindi ini, berlangsung sekitar pukul 13.00 wit, lantaran kekesalan Pihak Keluarga Korban dan warga terhadap adanya informasi, jika dua orang diduga Pelaku penganiayan terhadap korban, sudah diamankan aparat kepolsian dari Polres Manokwari, namun ketika Pihak Keluarga Korban mendatangi Polres Manokwari kedua terduga pelaku tersebut tidak ada, membuat keluarga korban pun dan warga lalu melakukan aksinya.

Aksi dari Keluarga korban dan warga menuntut ke aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku penganiayaan terhadap korban.

Akibat aksi pemlangan jalan menuju kompleks Fanindi Pantai, aparat kepolisian dari Polres Manokwari, dibantu personil dari Koramil 1703-01/Kota  dan TNI Angkatan Laut, menuju ke lokasi aksi pemalangan jalan guna meredam amukan massa, akibatnya arus lalulintas di jalan Yos Sudarso mengalami kemacetan.

Untuk melancarakan arus lalulintas agar tidak mengalami kemacetan, sejumlah aparat kepolisian dari lnatas Polres Manokwari, meminta para pengguna jalan yang mampir di jalan untuk meihat aksi pemalangan jalan, untuk tidak mampir di pinggir jalan, lantaran menganggu kendaraan lainnya yang akan melintas.

Berita Terkait