Pusdiklat Industri dan Migas Bintuni Diisi 90 Persen OAP

Oleh wawan

26 July 2018 07:01 1201 VIew

''Gubernur Papua Barat, Drs Domingus Mandacan saat meresmikan Pusdiklat Industri dan Migas di Kabupaten Teluk Bintuni. Foto : Wawan, arfaknews.com''

Bintuni, arfaknews.com – Pusat Pendidikan Latihan Industri dan Migas (Pusdiklat), kerja sama Pemkab Teluk Bintuni dengan Petrotekno, didukung SKK Migas, kini resmi hadir di Kabupaten Teluk Bintuni.

Peresmian Pusdiklat  dengan alamat Jalan Poros SP V Bintuni, digelar, Senin (23/7), oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan.

Menurut Dominggus, sumber daya alam yang sangat melimpah, harusnya mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat adat yang melimpah.

“Kita lihat pada angka kemiskinan di Papua Barat 25% dan angka pengangguran 24 %. Pembangunan Petroktekno adalah salah satu langkah untuk menekan angka kemiskinan dan angka pengangguran, atau dalam kata lain menjawab persoalan tersebut,” ujarnya.

Kedepan, Pemprov Papua Barat siap membiayai 130 siswa masuk Pusdiklat dan meminta semua daerah di Papua Barat untuk melakukan hal yang sama.

SKK Migas sendiri berkomitmen menyalurkan manfaat industri Migas bagi pemda dan masyarakat setempat, melalui penyaluran Dana Bagi Hasil Migas, termasuk membuka lapangan kerja dan kesempatan bisnis.

“Kami (SKK Migas), mendukung penyusunan Raperdasus DBH dan mendukung penuh Petrotekno Bintuni,” papar Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi.

Peserta pelatihan di Pusdiklat berjumlah 100 orang, terdiri dari 90 % OAP. Jumlah ini adalah hasil seleksi sekitar 200-an pelamar, sementara 17 yang lulusan seleksi lainnya masih masuk daftar tunggu karena kapasitas pelatihan tidak mencukupi.

Berita Terkait