Agar Tidak Terulang, Sebelum Divaksin MR Harus Ijin Orang Tua Murid

Oleh James Aisoki

06 August 2018 07:01 218 VIew

''suasana siswa SD di tanah Papua dalam mengeyam pendidikan''

Manokwari arfaknews.com - Untuk tidak mengulangi kesalahan seperti dialami sekolah ini ditahun lalu, sebelum memeberikan vaksin imunisasi Measles (Campak) dan Rubella (MS) kepada anak SD YPK 04 Marantha, harus seijin dan persetujuan orang tua atau wali murid melalui angket yang di berikan tim medis ke pihak sekolah.

Kepala Sekolah SD YPK 04 Maranatha Kota, Theo Fonataba,S.Pd.K Sabtu (04/8, mengungkapkan pemeberian surat persetujuan orang tua dan wali murid perlu di berikan, sebab ditahun sebelumnya pernah terjadi keributan di sekolah akibat ulah orang tua murid terkait campak, lantaran tidak ada ijin dari orang tua murid atau walinya.

Pihaknya sekolah sangat mendukung program pemerintah, terkait pemberian vaksin Measles dan Rubella (MR) melalui kampanye 95 % memutus rantai penularan virus Meales dan Rubella di tahun 2018.

"Untuk mengatisipasi hal itu, tim Kampanye Imunisasi MR dari Puskesmas Sanggeng telah menyebarkan angket kepada pihak sekolah untuk dibagikan ke pihak orang tua atau wali siswa, agar mengisi surat persetujuan, harapan kami ketika diimunisasi nanti para medis bisa mengidentifikasi siswa sesuai dengan angket tersebut". ungkapnya

Diharapkan orang tua dapat memberikan keterangan kesehatan siswa, agar pihak medis dapat mengidentifikasinya dan memberikan vaksin Campak dan Rubella sesuai dengan prosedurnya". 

“Hal ini sangat bagus, bagi anak untuk menghindari penyebaran Virus campak dan rubella yang mengganggu kesehatan anak-anak saat mengenyam pendidikan. 

Siswa  SD YPK 04 Maranatha tercatat secara manual berjumlah 389 Siswa, namun jumlah itu berubah sebab ada siswa sudah lantaran pindah dan sebagainya, sehingga tercatat dalam data pokok pendidikan di Kementerian pendidikan ada 262 Siswa dimulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Jelasnya. 

Berita Terkait