Razia Preman Di Pasar Sanggeng, Polisi Amankan Tiga Orang

Oleh James Aisoki

08 August 2018 07:01 495 VIew

''Kpolres Manokwari, Adam Erwindi''

Manokwari arfaknews.com – Demi menciptakan susana warga yang sedang membeli serta kenyamanan para pedagang dalam melayani pembeli, puluhan personil anggota Polres Manokwari melakukan razia di Pasar Sanggeng Manokwari, dimana dalam pelaksanaan razia Polisi amankan tiga terduga preman pasar.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, mengatakan berdasarkan Keluhan dari sejumlah pedagang dan pembeli sangat resah dengan meningkatnya aksi dari preman di pasar ini, bahkan tindak kejahatan sering dilakukan berupa mencungkil sadel motor warga dan mengambil barang bawaan yang tersimpan didalam jok  motor, bahkan sering pula terjadi aksi penjambretan bagi pembeli pasar

Diduga para pelaku penjabretan ini dilakukan  preman pengguna lem aibon serta pelakunya juga  sering bermain kartu dilokasi pasar.

Tim Gabungan, Polres dan Polisi Pamong Praja melakukan penyisiran dan mencari para preman pasar yang cukup meresahkan pembeli dan pedagang, di sejumlah los pasar, bahkan ke sekitar wikayah pasar.

Untuk memberi rasa aman didalam pasar dan sekitarnya, kegiatan razia dalam operasi premanisme ini akan sering dilakukan secara bertahap dipasar sanggeng  bahkan tempat lainnya dianggap rawan.

"Kegiatan ini akan saya lakukan terus-menerus secara berkala, apakah dilakukan besok atau lusa, sampai situasi pasar Sanggeng dan sekitarnya aman dari premanisme". ucapnya

Dalam kegiatan razia ini, pihaknya bakal mengundang Pemda setempat  dan Dinas Terkait, agar ada tindakan rehabilitasi kepada para pengguna lem aibon ini. Pasalnya dari sisi penegakan hukum, tidak ada pasal atau ayat tentang pengguna lem aibon, sebelum  bersangkutan melakukan tindak pidana. Ujarnya

Polisi pun mengajak warga masyarakat untuk ikut serta dalam menangani premanisme, begal, Jambret curanmor dan pelaku kejahatan lainnya dengan cara melaporkan jika melihat ada tindak kejahatan atau memberikan informasi kepada aparat kepolisian.

Kami minta bantun masyarakat untuk melapor atau memberikan informasi kepada Aparat apabila ada pelaku premanisme dan Jambret, bahkan warga diminta untuk melaporkan jika ada aparat bertindak sewenang-wenang dengan mencantumkan nomor ponselnya,+62813 77761999, tegasnya

Ditegaskan pula, kalau ada Keluhan warga terkait suasana Kamtibmas, bahkan ada tindakan aparat kepolisian tidak terpuji, meminta warga untuk melaporkannya ke nomor HP yang sudah dicantumkannya.

Salah satu pedagang, Rahman mengemukakan kebanyakan dari para pelaku preman ini merupakan anak dibawah umur, bahkan mereka sering menagih uang kebersihan, uang Keamanan bahkan meminta uang kepada pembeli.

Para pedangan seriang ditagih, dinilainya hal ini tidak sesuai dengan Pajak dan Retribusi Daerah. Uang Keamanan, Kebersihan bahkan uang tidak jelas peruntukannya, ujarnya.

Berita Terkait