Ojek Mogok Beroperasi, Berbuntut Aksi Saling Pukul Sesama Ojek

Oleh redaksi arfaknews

15 August 2018 07:01 3090 VIew

''salah satu tukang ojek diamankan rekannya dari amukan massa ''

Manokwari arfaknews.com - Aksi mogok beroverasi dilakukan ratusan tukang ojek di kota Manokwari, Papua Barat, Rabu (15/8) berlangsung di perempatan lampu merah Jalan Trikora Wosi berbuntut aksi pemukulan sesama tukang ojek.

Aksi pemukulan sesama tukang ojek, lantaran ratusan ojek melakukan aksi mogok beroverasi, akibat salah satu rekan mereka telah dianiaya dan harta miliknya berupa hp dan uang di rampas warga, di Jalan Pasir Putih, sore kemarin, Selasa (14/8) sekitar pukul 15.00 WIT

korban penganiayaan warga, Amril ketika di temui arfaknews, menceritak kejadian dialaminya, dimana saat dirinya melintas di jalan pasir putih, salah satu warga sedang mengantar jenazah ke pemakaman Pasir putih menghadangnya, lalu merampas harta miliknya serta melakukan penganiayaan, namun beruntung dirinya sempat kabur sehingga nyawanya bisa tertolong. 

Dijelaskan pula, bukan hanay satu ojek yang sempat dirampas harta miliknya, bahkan hingga 20 tukang ojek mengalami perlakukan yang sama.

Dirinya menduga, aksi penganiayan diserta perampasan harta miliknya dilakukan warga, buntut salah satu rekannya sesame ojek sempat membonceng penumpang di jalan pahlawan, namun penumpang wanita yang di bonceng terjatuh dari motor dan meninggal dunia, ujarnya

Akibat aksi perampasan ini, ratusan ojek di Kota Manokwari melancarkan aski protes dalam bentuk mogok beroverasi, sampai pelaku perampasan disertai penganiayaan ini ditangkap aparat kepolisian.

Dalam aksi mogoknya, sejumlah pengojek memaksa rekannya untuk tidak menarik penumpang, namun terdapat ada beberapa tukang ojek mencoba memanfaatkan situasi dengan menarik penumpang secara diam-diamdan hingga melintas di lokasi rekannya melakukan aksi mogok, membuat sesama ojek marah dan memaksa penumpang turun, lalu ojek yang mengangkut penumpang tersebut dikeroyok oleh sesama tukang ojek.

Akibat aksi mogok berbutnut pemukulan sesama ojek ini, membuat arus laulintas di perempatan jalan tersebut mengalami kemacetan total.

Untuk mereda aksi brutal dilakukan sesama tukang ojek, serta menormalkan arus lalulintas diperempatan jalan tersebut, sejumlah aparat kepolisian dari polres Manokwari bersenjata lengkap, mengurai kemacetan di perempatan jalan tersebut, serta meminta para tukang ojek agar pulang ke rumah masing masing  agar tidak mengganggu arus laulintas.

 

Berita Terkait