Peserta Kecewa Dengan Hadiah Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-73

Oleh James Aisoki

25 August 2018 07:01 1050 VIew

''Peserta gerak jalan HUT RI ke 73 memperlihatkan hadiah diterima dari panitia lomba''

Manokwari arfaknews.com – Sejumlah peserta lomba gerak jalan tingkat pelajar dan tingkat umum, kecewa dengan pemberian hadiah lomba bagi pemenang lomba gerak Jalan, tanggal 13 dan 14 Agustus, dalam rangak menyambut Dirgahayu RI ke-73 Tahun di Manokwari, dilakukan panitia penyelenggara.

Kekecewaan peserta lomba ini, setelah pihak panitia memberikan hadiah trpi dan uang pembinaan kepada pemenang lomba tingkat pelajar dan umum, dinilainya tidak sesuai dengan partisipasi warga dalam mengikuti lomba tersebut.

Untuk  semua kategori lomba di ikuti Pelajar tingkat SLTP dan Ketegori umum, panitia lomab memberikan Sebuah Tropi dan uang Pembinaan untuk juara I dengan uang pembinaan senilai Rp. 1.000.000, untuk juara II Rp. 750.000, juara III Rp. 500.000 dan untuk juara Harapan, Rp. 400.000 Ribu Rupiah.

Salah satu peserta lomba gerak jalan tingkat pelajar jalan HUT RI ke 73, Maria Vagansa menuturkan Hadia dan tropi diberikan Pemerintah dalam hal ini pantia lomab HUT RI ke 73, sangat mengecewakan.

Mungkin  hanya untuk tahun ini dapat mengikut lomba Gerak jalan, kedepannya tidak bakalan mengikuti lomba". Ungkap Maria.

Selian itu, Guru SMP YPPK Brawijaya, Santo Don Bosco, mengatakan pemberian hadiah diberikan Panitia lomba, layaknya hadiah mainan anak, Seharusnya pihak panitia memberikan hadiah lomba dalam HUT RI, sepadan dengan biaya dikeluarkan peserta untuk mengikuti lomba,ujarnya

Kalau itu lomba, maka harus ada uang Pembinaan, bukan uang pembinaan mereka peroleh itu disebut transportasi dinilainya semacam hadian mainan anak kecil, Ujarnya

Pihaknya sangat kecewa dengan tindakan Panitia yang saling lempar tanggungjawab, dimana pemberian Hadiah harus dilakukann dimuka umum, bukan diberikan di tempat yang tersebunyi , diman pemerian hadian dilakukan di ruangan asisten I setda Papua Barat.

Senada dilontarkan, Sandra Bisay, terkait hadiah lomba dinilai tidak sesuai dengan harapan masyarakat, dimana dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba,biaya dikeluarkan untuk modal air, transportasi dan sewa pakaian. dilauar apa yang menjadi harapan peserta untuk dapat menggantikan pengeluaran melalui hadiah diterimanya berupa uang pembinaan. Tuturnya

Dikatakan terkait hadiah yang mereka terima, pihaknya berencana akan mengembalikan hadiah tersebut ke pihak panitia  dalam hal ini  ke Setda Papua Barat. ujarnya .

Berita Terkait