Di Bintuni, Diduga Terlilit Utang Korban Nekat Akhiri Hidup Dengan Pisau

Oleh Wawan

01 September 2018 07:01 338 VIew

''Ilustrasi korban bunuh diri menggunakan pisau di Bintuni''

Manokwari arfaknews – Warga teluk Bintuni, sempat digegerkan dengan penemuan seorang  warga, berinisial AA, (30 Tahun) diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan sebilah pisau diduga milik korban, Kamis (30/8), sekitar  pukul 12.00 Wit, jalan raya Teluk Bintuni, sekitar pukul 15.30 Wit, lantaran terlilit utang senilai 4 Juta Rupiah.

Hal ini diutarakan, Kapolsek Teluk Bintuni, Iptu Herman, Sabtu (1/9) mengatakan,  dari hasil penyidikan aparat Reskrim Polsek Teluk Bintuni, dugaan sementara motif dari korban nekat menghabisi nyawanya, lantaran korban terlilit utang.  

Selain itu, dari barang bukti ditemukan aparat kepolisian, HP milik korban  terdapat pesan singkat berisikan "saya mintak maaf, saya sudah tidak sanggup lagi, tolong maafkan semua kesalahan saya, dan sampaikan sama teman-teman semua, jangan ada yang dituntut ini Bunuh diri, Memang saya yang salah, tapi semua sudah Berakhir"..

Untuk mengetahui secara pasti, apakah korban ini bunuh diri atau dibunuh, polisi masih melakukan penyelidikan lebih mendalam, untuk mengetahui secara pasti penyebab sementara korban bunuh diri, ujarnya.

dari keterangan hasil keterangan saksi bernama Edi, berprofesi sebagai Tukang pompa, saat itu saksi sedang membetulkan pipa dan pompa Air dilorong tempat menuju rumah korban, saksi tidak melihat dan menemukan adanya orang melintas bahkan menuju rumah Kost korban.

Namun korban ditemukan warga terbujur kaku dalam kamar sambil bersimbah darah, diduga korban nekat menghabisi nayawanya dengan menusuk dirinya menggunakan pisau diduga miliknya.

Sementara panjang pisau digunakan korban menghabisi nyawanya berukuran panjang 33,5 cm, mengakibatkan nyawa korban sudah tidak bisa tertolong lagi.

Korban profesi sebagai Supir mobil angkutan penumpang ini Bintuni- Manokwari ini, polisi memperoleh barang bukti penunjang lainnya diantaranya, sepasang sandal,selembar baju warna hitam, kunci mobil, handphon, BPKB motor, kwitansi pembelian motor, palu besi, sarung pisau,ATM BRI, sim A Umum, KTP, Nota pembelian cleaner, mata uang malaysia 1 ringgit, dompet kulit buaya, pisau dapur, besi panjang 6 cm, besi penahan slot, paku tembok dan ikat pinggang warna hitam.

Sedangkan posisi mayat korban saat ditemukan dalam keadan tengkurap dengan luka tusuk dibagian perut korban.

Berita Terkait