Warga Manokwari Geger, Penemuan Ikan Hiu Paus Mati Terdampar Dipantai

Oleh redaksi arfaknews

08 September 2018 07:01 439 VIew

''Lokasi penemuan hiu paus di pulau Mansinam''

Manokwari arfak news – Warga sempat dibuat geger dengan ditemukannya sebuah ikan hiu paus dengan ukuran 8,80 meter dengan perkiraan memeliki bobot 3-4 ton, ditemukan nelayan di pantai pulau mansinam, Sabtu (8/9) sekitar pukul 08.00 wit, sudah dalam keadaan mati. 

Ikan hiu paus ditemukan warga sudah dalam kedaan mati dan berbau busuk, diperkirakan ikan tersebut sudah mati 3-4 hari, lalu terdampar di pantai.

Untuk mengetahui penyebab pasti ikan hiu paus, merupakan ikan dilindungi dan habitatnya sudah mulai berkurang, balai konservasi teluk cendrawasih, dinas perikanan dan kelautan Papua Barat, bersama aparat kepolisian dari Polairud Polres Manokwari, kemudian menarik ikan hius paus tersebut menggunakan perahu, ke pantai Balai Latihan Kehutanan(BLK), sekitar 3-4 mil dari bibir pantai pulau mansinam lokasi ditemukannya ikan tersebut.

Ikan tersebut ditarik menggunakan perahu, namun dalam upaya menarik ikan besar itu, cukup memakan waktu lama, dimana hampir sekitar 3 jam, petugas berjibaku menarik ikan menuju ke pantai BLK, untuk diselidik apa penyebab ikan tersebut mati.

Ditemukannya ikan hiu paus berukuran besar dan masih remaja ini, membuata geger warga Manokwari, sehingga mereka pun berbondong bonding, mendatangi pantai BLK, guna melihat secara langsung ikan raksasa yang jarang di temui ini.

Selain warga sekitar mauapun dari luar kota manokwari, turis asing pun tidak mau ketinggalan, mereka pun mendatangi ukan hiu paus yang sudah mati itu di atas perahu, sambil mengabadikan gambar ikan yang sudah mati.

Kapolres Manokwari, Akbp Adam Erwindi, mengatakan ikan hiu paus yang ditemukan nelayan ini, sengaja dibawa ke pantai BLK, bersama nelayan, pegawai Balai Konservasi Teluk Cendrawsih dengan cara menarikanyan menggunakan tali dan perahu, untuk diambil sampel dari mahasiswa unipa, setelah sampelnya sudah diambil, kemudian ikan hiu paus ini dikuburkan, ujarnya.

Warga pun berharap dengan ditemukannya ikan hiu paus yang berukuran raksasa ini, lalu warga pun menguburkannya ikan ini layakanya jenazah, agar Manokwari aman dari segala macam bencana.

Sementara untuk menarik ikan hiu paus ini kedaratan untuk dimakamkan, petugas kepolisian terpaksa harus menggunakan alat berat, meski puluhan warga mencoba beramai ramai menarik menggunakan tali ikan ini ke bibir pantai, namun ukurannya terlalu besar sehingga petugas terpaksa harus menggunakan alat berat menariknya ke pantai

Berita Terkait