Urusan Tambahan Kuota BBM, Ada Ditangan Pemda Bintuni

Oleh Wawan

13 September 2018 07:01 345 VIew

''Salah satu nelayan Teluk Bintuni''

Bintuni Arfaknews.com – Teluk Bintuni mengalami kelangkaan BBM diantaranya Primum, Pertalite maupun solar dalam 4 hari ini, dimana krisis BBM lantaran belum adanya suplai BBM dari kapal yang mengankut BBK diari Sorong.  

Sementara untuk kekurangan stock BBM dimiliki Teluk Bintuni, pemda setemapt bisa saj menambah Kouta BBM, tinggal pemda melalui dinas terkait melakukan permintaan untuk tambahan BBM ke Pertamina.

Disaat menurunya Stock BBM dirasakan Warga Teluk Bintuni, PT.Pertamina Indonesia melalui Lembaganya telah menghadirkan tempat penyaluran Program BBM satu Harga di Stasion Penyalur BBM Umum Nelayan(SPBUN), terletak di belakang Kompleks Pasar Sentral Bintuni.

Hadir dalam kegiatan peresmian SPBUN Rabu (12/9) ini, Bupati Teluk Bintuni, Petrus kasihiuw, pejabat dari Polrse Teluk Bintuni, Koramil Teluk Bintuni, komite pusat BPH (Badan pengatur Hilir) retribusi BBM migas jakarta M. Logo Balia, serta Manager Petrolium Region VIII  PT Pertamina (Persero), serta sejumlah tamu lainnya.

Nelayan cukup terbantu dengan dihadirnya SPBUN ini dengan harga cukup murah, untuk BBM jenis premium Rp 6.450/liter, sedangkan Solar Rp 5.150 /liter. Sebelumnya nelayan jika ingin membeli BBM ditingngkat pengecer, mereka mengocek kantong lebih dalam dengan harga BBM jenis Premium di jual dengan Harga Rp 12.000/liter, itupun kalau Stocknya  tersedia.

Para nelayan pun berharap kedepannya, untuk kebutuhan BBM khusus bagi para Nelayan dapat terlayani, mengingat sudah beberapa hari ini terjadi kelangkaan BBM di kabupaten Teluk Bintuni, teriak sejumlah nelayan.

Berita Terkait