Bupati Demas : Hanya Korban Kebakaran Borobudur yang Berhak Tempati Huntara Susweni

Oleh Putra Aryanto

01 October 2018 07:01 620 VIew

''Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan''

Manokwari, arfaknews.com – Aksi demo yang dilakukan ratusan warga Susweni, Distrik Manokwari Timur, terkait Hunian Sementara (Huntara), mendapat tanggapan Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan.

Menurutnya, Huntara tersebut diperuntukan Pemkab Manokwari kepada warga Borobudur, Distrik Manokwari Barat, yang terkena dampak kebakaran Tahun 2016 lalu.

“Warga dari tempat lain tidak diperkenankan menempati Huntara di Susweni,” tegas Demas melalui pesan singkat Whats App, Senin (1/10) di Manokwari.

Dijabarkan, Huntara Susweni hanya diperuntukkan untuk korban kebakaran di Borobudur Tahun 2016. Dengan catatan, korban kebakaran tidak membangun lagi di Borobudur. Jika sudah membangun, berarti tidak diperkenankan untuk menempati Huntara Susweni.

Pemkab Manokwari sendiri sudah 3 kali mengirim surat pemberitahuan, tetapi tidak digubris oleh warga yang menempati Huntara, selain korban kebakaran.

“Ini surat terakhir, mau tidak mau harus sudah dikosongkan tanggal 30 November 2018. Kami sendiri (Pemkab) tidak mengetahui jika ada warga selain korban kebakaran yang menempati Huntara,” jelasnya.

Demas mengaku warga masuk tanpa ijin resmi dari Pemkab Manokwari, atau melalui surat permohonan secara resmi.

“Tidak ada toleransi, tetap harus keluar dari Huntara. DPT bukan alasan untuk menghuni Huntara. Jangan gunakan istilah kemanusiaan untuk menutupi kesalahan,” tegasnya.

Sebelumnya, ratusan warga Susweni, Distrik Manokwari Timur, mendatangi Kantor Gubernur Papua Barat. Mereka mengadukan nasibnya terkait himbauan Pemkab Manokwari agar mengosongkan Huntara tanggal 30 November 2018.

Menurut warga, mereka menempati Huntara sejak satu setengah tahun lalu, karena tidak ditempati oleh warga Borobudur yang merupakan korban kebakaran. Hal ini pun dilakukan atas dasar inisiatif sendiri, dengan harapan menjaga sekaligus merawat Huntara yang tidak ditempati.

Editor : Thias

Berita Terkait