Polda PB Selidiki Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kota Sorong

Oleh Hanafi Tianlean

02 October 2018 07:01 193 VIew

''Kanit III Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Papua Barat, AKP Tomy Pantororing. Foto : Hanafi/A'news''

Sorong, Arfaknews.com – Polda Papua Barat sedang menyelidiki dugaan penyalahgunaan BBM Subsidi untuk nelayan, oleh PT.Alam Indah Utama Mandiri di Kota Sorong, Papua Barat. 

Sejauh ini, Tim Tipikor Polda Papua Barat telah memeriksa 10 orang saksi dari kasus yang diduga mengakibatkan kerugian Negara hingga Milyaran Rupiah.

Kanit III Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Papua Barat, AKP Tomy Pantororing, mengatakan PT. Alam Indah Utama Mandiri sebagai agen penyalur resmi BBM bagi nelayan, mendapat ijin dari PT.Pertamina. Sebagai persyaratan administrasi, perusahaan harus melampirkan nama-nama nelayan lebih dulu.

“Dari hasil penyelidikan, kami temukan manipulasi data nelayan. Bahkan, beberapa kapal nelayan yang rusak pun dicantumkan dalam daftar list penerima BBM Subsidi, meski sudah tidak lagi melaut,” jelas Tomy, Selasa (2/10) di Sorong.

Akibatnya, banyak nelayan terutama yang berasal dari pulau-pulau, kesulitan mendapat pasokan BBM Subsidi. Padahal, pasokan BBM dari Pertamina dalam beberapa bulan terakhir terus meningkat.

“Muncul pertanyaan, kemana BBM Subsidi ini. Kenapa sampai masih ada nelayan yang kesulitan mendapat BBM, apakah dijual atau disimpan. Ini yang masih kita selidiki,” terangnya.

Dijabarkan, penyelidikan kini terus berjalan, bahkan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan) sudah diserahkan ke pihak Kejaksaan. Selanjutnya, Tim Penyidik Tipikor Polda Papua Barat, fokus mencari alat bukti dan menetapkan tersangka.

Disisi lain, muncul desakan dari salah satu anggota DPR RI Papua Barat, yang mendesak agar penyelidikan kasus ini dihentikan. Menurut Tomy, desakan ini kurang tepat karena polisi sedang membantu nelayan yang kesulitan mendapatkan BBM Subsidi.

“Itu hak mereka (nelayan) untuk mendapat BBM Subsidi. Mestinya kinerja kami (polisi) didukung semua pihak demi mengungkap siapa sebenarnya dalang dibalik penyalahgunaan BBM ini,” pungkasnya.

Editor : Thias

Berita Terkait