Pencaker CPNS Dominasi Angka Pembuatan SKCK di Polres Teluk Bintuni

Oleh Wawan Gunawan

03 October 2018 12:10 1928 VIew

''Antrian Warga Teluk Bintuni di Loket Layanan Pembuatan SKCK mulai nampak. Animo Warga Teluk Bintuni untuk mengurus SKCK cukup tinggi, hal itu bisa dilihat dari jumlah SKCK yang diterbitkan Mapolres Teluk Bintuni sejak 2011 hingga Juli 2018 sebanyak 7.588 ''

Bintuni, arfaknews.com - Animo masyarakat untuk mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Unit Pelayanan SKCK dan Unit Pelayanan Sidik Jari cukup tinggi, hal itu tampak dari data pengurusan SKCK yang dikeluarkan oleh Polres Teluk Bintuni sejak tahun 2011 hingga Juli 2018 sebanyak 7.588 lembar.

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Andriano Ananta S.IK melalui Kasat Intelkam Polres Teluk Bintuni AKP Julfian F. Sihombing di ruang kerjanya Rabu (3/10), mengatakan, berdasarkan data pengurusan SKCK yang dihimpun sejak 2011 hingga Juli 2018 didominasi oleh para pencari kerja khususnya CPNS.

Pencaker untuk formasi CPNS menduduki peringkat pertama dengan total SKCK yang diterbitkan sebanyak 3585 lembar, diikuti pencaker sektor swasta sebanyak 2720 lembar, selanjutnya pencaker TNI/Polri sebanyak 987 lembar dan yang diterbitkan untuk syarat pernikahan anggota TNI/Polri sebanyak 256 lembar serta sebanyak 40 lembar untuk syarat pernikahan.

Dia mengungkapkan, bila ditotal, jumlah SKCK yang diterbitkan Polres Teluk Bintuni sejak 2011 hingga Juli 2018 sebanyak 7.588 lembar. jumlah tersebut akan terus meningkat sejalan dengan kebutuhan masyarakat untuk memenuhi persyaratan administrasi kewarganegaraan di daerah itu.

''Sedangkan di Tahun 2018 per januari sampai dengan Juli, untuk melamar pekerjaan 410, melamar PNS/capeg 118, untuk mendaftar TNI/Polri 187, wali Nikah masih nihil, pernikahan dengan TNI/Polri 40 SKCK,'' katanya.

Julfian berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang diberikan Polres Teluk Bintuni dalam memenuhi persyaratan SKCK dan Sidik Jari. SKCK dan Sidik Jari merupakan syarat administrasi yang diberlakukan Pemerintah bagi setiap Warga Negara.

"Semoga pelayanan pembuatan SKCK yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, walaupun untuk sarana dan prasarana penunjang seperti tempat Foto copy, cetak pas foto,belum ada di kantor Polres Teluk Bintuni sendiri atau di sekitaran Kantor Polres Teluk Bintuni,'' tutupnya.

Terpisah, Anas Syarif salah satu warga Teluk Bintuni yang ditemui arfaknews.com saat mengurus SKCK di loket unit pelayanan SKCK Mapolres Teluk Bintuni mengungkapkan, untuk membuat SKCK, Dirinya harus merogoh kocek sebesar Rp. 30.000.

Dia merinci besaran biaya pembuatan SKCK sebesar Rp 30.000 ditambah biaya pembuatan kartu sidik jari sebesar Rp 30.000, sehingga total biaya pembuatan SKCK dan Sidik Jari sebesar Rp 60.000.

Meskipun merogoh kocek hingga Rp 60.000, namun Ia mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan petugas unit layanan SKCK maupun unit layanan Sidik Jari Mapolres Teluk Bintuni.

"Saya sangat puas terhadap pelayanan pembuatan surat SKCK. SKCK ini saya buat untuk memenuhi persyaratan lamaran kerja saya di salah saty perusahaan ekspedisi di Teluk Bintuni,'' pungkasnya.

Editor : Rizaldy


Berita Terkait