Hadiri Perdamaian Adat, Mendagri Canangkan Kmurkek Sebagai Ibukota Maybrat

Oleh Hanafi Tianlean

03 October 2018 17:10 1486 VIew

''Bupati Maybrat Bernart Sagrim saat menyambut Mendagri Tjahyo Kumolo pada prosesi perdamaian adat penetapan Kmurkek sebagai Ibukota Maybrat, Rabu (3/10). Foto : arfaknews.com | Hanafi Tianlean''

Maybrat, arfaknews.com - Suasana haru diliputi kebahagiaan mewarnai prosesi perdamaian adat penyelesaian sengketa letak ibukota Kabupaten Maybrat. Prosesi adat disaksikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo di Alun-alun lapangan Kmurkek Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat, Rabu (3/10).

Perdamaian adat tersebut merupakan babak baru pemerintahan di Kabupaten Maybrat, setelah kurang lebih 10 tahun dilanda konflik penentuan letak ibukota Maybrat antara Ayamaru dan Kmurkek.

Melalui prosesi perdamaian adat tersebut, kedua bela pihak yang saling konflik bersepakat dan memutuskan sekaligus mencanangkan Kmurkek sebagai Ibukota Kabupaten Maybrat.

Kedatangan Mendagri Tjahyo Kumolo beserta rombongan Kemendagri tiba di Maybrat pada Rabu (3/10) siang, menggunakan Helikopter milik TNI AD, disambut oleh Bupati Maybrat Bernart Sagrim beserta jajarannya, Gubernur Papua Barat, Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Kapolda Papua Barat dan Pejabat Daerah lainnya.

Prosesi perdamaian adat tersebut merupakan momentum bersejarah bagi rakyat dan pemerintah Kabupaten Maybrat. suasana haru dan bahagia memyelimuti prosesi adat menandakan berakhirnya kemelut panjang letak ibukota Maybrat.

Usai menyaksikan prosesi perdamaian adat, Mendagri kemudian mencanangkan seluruh pelaksanaan pemerintahan kabupaten Maybrat berlangsung di Kumurkek sebagai ibukota kabupaten Maybrat.

Kumolo berpesan kepada seluruh warga Maybrat agar selalu bersatu membangun kabupaten Maybrat agar maju dan sejajar dengan kabupaten lain di papua barat.

Editor : Rizaldy


Berita Terkait