Tjahjo Kumolo : Bila Dipanggil Tuhan Saya ingin Dimakamkan Di Maybrat.

Oleh Redaksi

03 October 2018 07:01 315 VIew

''Mendagri Tjahjo Kumolo saat dinobatkan sebagai Kepala Suku Besar Masyarakat Adat Maybrat oleh Bupati Maybrat Bernart Sagrim Di alun-alun lapangan Kmurkek Ibukota Maybrat, Rabu (3/10). Foto : arfaknews.com | Hanafi Tianlean.''

Maybrat, arfaknews.com - Setelah resmi dinobatkan sebagai Kepala Suku Besar masyarakat adat Maybrat, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berkeinginan kelak bila meninggal dunia ingin dimakamkan di Kabupaten Maybrat.

Hal itu dilontarkan Mendagri Tjahjo Kumolo saat memberikan sambutan pada prosesi perdamaian adat penyelesaian konflik letak ibukota Kabupaten Maybrat di alun-alun lapangan Kmurkek Ibukota Kabupaten Maybrat, Rabu (3/10).

''Ini (Maybrat. Red)sebagai tumpah dara saya, bila nanti saya berkunjung kesini, dan misalnya saya dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa, saya ingin dimakamkan disini, walapun saya lahir di Solo,'' kata Tjahjo Kumolo.

Mendagri Tjahjo Kumolo beserta rombongan Kemendagri tiba di Kmurkek Ibukota Kabupaten Maybrat menggunakan Helikopter milik TNI AD.

Kedatangan Mendagri di Kmurkek untuk menyaksikan Prosesi perdamaian secara adat atas sengketa letak Ibukota Kabupaten Maybrat yang telah berlangsung selama kurang lebih 10 tahun.

Konflik letak Ibukota Maybrat resmi berakhir, ditandai dengan kesepakatan damai masyarakat adat dengan mencanagkan Kmurkek sebagai Ibukota Maybrat.

Disela Perdamaian adat itu, Bupati Maybrat Bernart Sagrim menobatkan Mendagri Tjahjo Kumolo sebagai Kepala Suku Besar Masyarakat Adat Maybrat.

 

Editor : Rizaldy

 

Berita Terkait