Mendagri Minta Hubungan kabupaten/kota Sinergis Perkuat Reformasi Birokrasi

Oleh Redaksi

04 October 2018 00:10 1975 VIew

'' Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, menggelar tatap muka bersama bupati/wali kota se-Papu Barat, Rabu (3/10) di Sorong.''

Kota Sorong, arfaknews.com – Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, menggelar tatap muka bersama bupati/wali kota se-Papu Barat, Rabu (3/10) di Sorong. Pertemuan singkat ini dilakukan sebelum Mendagri menghadiri perdamaian adat di Kmurkek, Kabupaten Maybrat.

Kemendagri sendiri berkomitmen membangun hubungan artakelola pemerintah, baik pusat dengan daerah, daerah dengan daerah, termasuk daerah tingkat II dengan provinsi.

Hubungan antar kabupaten dan kota pun harus seinergis dan efisien guna mempercepat Reformasi-Birokrasi untuk menguatkan otonomi daerah.

“Sampai saat ini baru 60 Persen daerah otonomi baru yang memenuhi syarat sebagai daerah mandiri. Daerah yang paling tidak konsep rencana pembangunan, anggaran dan programnya berjalan baik,” jelas Mendagri.

Semua pimpinan daerah, baik bupati/wali kota di Papua Barat, diingatkan melibatkan semua komponen pemerintahan dalam menyusun serta mengambil keputusan dan kebijakan politik pembangunan.

Ia berharap komuniksi antara pemerintah daerah, baik kabupaten/kota serta provinsi, tetap terjalin baik. Hal ini guna menyelesaikan beberapa masalah yang masih tertunda, seperti batas wilayah antar daerah di Papua Barat.

Hal ini pun dibenarkan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum, Mayjen TNI Soedarmo. Menurutnya, penyelesaian Kabupaten Maybrat menjadi contoh masalah yang dihadapi Papua Barat.

“Seperti di Kota Sorong masih ada masalah batas wilayah dan penggunan aset dengan Kabupaten Sorong,” singkatnya.

Editor : Thias


Berita Terkait