Belum Ada Perdasus, BPK RI Kesulitan Audit Dana Otsus

Oleh Charles Maniani

07 October 2018 07:01 229 VIew

''Kepala BPK RI Perwakilan Papua Barat Paula Hendri Simatupang''

Manokwari, arfaknews.com - Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Papua Barat menyatakan, pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus tetap merujuk pada UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.

Kepala BPK RI Perwakilan Papua Barat Paula Henri Simatupang mengatakan, digunakannya UU Nomor 21 Tahun 2001, sebagai rujukan pemeriksaan keuangan Otsus dikarenakan, hingga kini Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat belum mengimplementasikan sejumlah rekomendasi BPK RI atas LKPD Provinsi Papua Barat yang bersumber dari dana Otsus.

Rekomendasi dimaksud, yakni Perbaikan regulasi terkait pengelolaan dana Otsus diantaranya Perdasus dan Perdasi, serta perbaikan sistem pengendalian internal. hingga kini, Pemprov Papua Barat belum merealisasikan rekomendasi tersebut, sehingga dalam pemeriksaan LKPD yang bersumber dari Otsus, BPK tetap merujuk pada UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otsus Papua.

"Kalau kita (BPK RI. Red) sebagai pemeriksa harus ikut sesuai dengan aturan, selama ini yang kami periksa hasilnya terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki, salah satunya, terkait regulasi yang belum bisa di implementasikan," katanya, Jumat (5/10).

Dia mengutarakan, belum adanya Perdasi dan Perdasus menjadi kendala BPK RI dalam melaksanakan pengawasan maupun pemeriksaan laporan keuangan dana Otsus.

Menurutnya, dengan adanya Perdasus maupun Perdasi tentang pengelolaan keuangan Otsus, akan mempermudah Pemda dalam pengalokasian dan implementasi dana Otsus. Perdasus dan Perdasi tersebut juga dapat dijadikan rujukan BPK dalam melakukan pemeriksaan keuangan Otsus secara datail.

Ia pun menyarankan Pemda Provinsi agar segera menggodok Perdasi dan Perdasus serta memperkuat sistem pengendalian internal, sehingga dapat memudahkan BPK RI dalam melakukan pengawasan pengelolaan keuangan Otsus.

Editor : Rizaldy

Berita Terkait