PASI Papua Barat Belum Punya Kerangka Atlit ke Papua Open

Oleh Charles Maniani

09 October 2018 07:01 161 VIew

''Pelatih Atletik Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, Yordan Raubaba. Charles Maniani | arfaknews.com''

Manokwari, arfaknews.com – Minimnya kejuaraan daerah cabang olahraga Atletik, sedikit membuat khawatir para pelatih. Apalagi pelaksanaan PON XX Papua Tahun 2020 sudah dekat.

Pelatih Atletik Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, Yordan Raubaba, mengaku PASI Papua Barat berencana mengikuti kejuaraan Papua Open Atletik 2018 di Timika, Papua, 1-6 Desember mendatang.

“Papua Barat sendiri belum miliki atlit, karena belum ada kejuaraan daerah yang diselenggarakan untuk merekrut atlit,” jelasnya kepada arfaknews.com, Selasa (9/10) di Lapangan Korem 1703 Manokwari.

Menurutnya, Papua Open Atletik di Timika nantinya diikuti semua provinsi, sekaligus sebagai ajang seleksi kualifikasi Pra PON Atletik.

Ia mengungkap PASI kabupaten/kota di Papua Barat sudah memiliki atlit, namun tidak halnya dengan Papua Barat karena belum melakukan penjaringan atlit.

“Pengprov PASI Papua Barat dalam waktu dekat harus menggelar seleksi atlit dari kabupaten/kota se-Papua Barat. hasil penjaringan itu nantinya dikutkan ke Papua Open Atletik di Timika,” terangnya.

Yordan mengaku alasan seleksi atlit kabupaten/kota harus dilakukan PASI Papua Barat, agar menghindari kecurangan yang bisa berujung pada hasil mengecewakan nantinya.

PASI Manokwari sendiri sudah menyiapkan 52 atlit yang siap diturunkan dalam 48 mata lomba, selain Lompat Gala. Sejumlah nomor lomba yang diikuti adalah, Sprinter 100 dan 200 M, Lari 400, 800 dan 1.500 M, Estafet 4x100 dan 4x400 Meter putra-putri, Lompat Jauh, Lompat Jangkit, 3.000 Stiperces, jalan cepat 10 Meter, Lempar lembing, Tolak Peluru dan Lempar Cakram.

“PASI Manokwari rata-rata diisi atlit yunior berusia kurang dari 20 Tahun. Hanya beberapa yang boleh dikatakan sudah mencapai level senior. Mereka siap terjun dalam kejuaraan yang akan digelar,” tegasnya.

Para atlit PASI Manokwari juga berhasil mengukir prestasi (medali Emas) saat turun pada Kejurda Atletik yang digelar PASI Papua di Kepulauan Yapen.

“Harapan kami, jangan atlit hanya dituntut prestasi, tetapi mereka (atlit) juga harus diperhatikan agar seimbang antara kontribusi dan prestasi,” pungkasnya.

 

Editor : Thias

Berita Terkait