Upah Tak Dibayar, Penjaga Situs Pulau Mansinam Gelar Aksi Demonstrasi

Oleh FX Putra Aryanto

11 October 2018 07:01 245 VIew

''Puluhan Penjaga Situs Religius Pulau Mansinam gelar Demonstrasi tuntut Pemprov Papua Barat segera membayar tunggakan gaji tahun 2018 selama 6 bulan. ''

Manokwari ( arfaknews.com ) - Puluhan warga penjaga situs religi Pulau Mansinam Manokwari, Kamis (11/10) menggelar aksi unjuk rasa menuntut Pemerintah Provinsi Papua Barat segera membayar upah yang belum dibayarkan sejak Maret 2017 hingga Agustus 2017 dan April 2018 hingga September 2018.

Aksi yang digelar di Pulau Mansinam itu sekaligus menuntut Pemerintah Provinsi Papua Barat meninjau kembali Surat Keputusan Gubernur Papua Barat Nomor : 452.5/96/5/2015 tentang pengelolaan Situs Bersejarah di Pulau Mansinam.

Ketua Rukun Tetangga (RT) Pulau Mansinam Distrik Manokwari Timur Musa Rumbarar mengatakan, aksi demo ini dipicu oleh ketidakseriusnya Pemprov Papua Barat dalam membayar gaji warga yang bertugas menjaga Situs Bersejarah di Pulau Mansinam.

Pasalnya, gaji para petugas penjaga situs religius umat kristiani ini hanya dibayar selama tiga bulan pada tahun 2017 dan selama empat bulan pada tahun 2018.

"Kami kecewa dengan persoalan upah itu, dimana Pemerintah Papua Barat selaku penanggung jawab pengelolaan situs bersejarah belum membayar upah kami sejak April 2018 lalu sampai sekarang,'' kata Rumbarar dengan nada kecewa.

Rumbarar mempertanyakan alasan terhambatnya pembayaran upah penjaga situs bersejarah di pulau yang dikenal sebagai pusat peradaban Kristen di Tanah Papua.

''Kami tidak mengetahui, apakah anggarannya sudah cair atau belum. Jika sudah ada pecairan anggaran, lalu dimanakah persoalannya, sehingga kami belum kami belum terima," ketusnya mengakhiri.

Editor : Rizaldy

Berita Terkait