Tidak Dilayani Ngutang BBM, UPT AMB Kurangi Armada

Oleh Wawan Gunawan

11 October 2018 07:01 330 VIew

''Kepala UPT AMB Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni Marthen Kilonressy | Kamis (11/10) | Foto : arfaknews.com | Wawan Gunawan''

Bintuni, arfaknews.com - Tingginya animo masyarakat Bintuni untuk menggunakan moda transportasi Bus yang dikelola Unit Pelaksana Teknis Angkutan Masyarakat Bintuni (UPT AMB) Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni ternyata tidak sesuai harapan.

Pasalnya, pelayanan moda transportasi umum yang telah beroperasi sejak 2015 lalu dan telah meraih penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB pada 2017 lalu ini mulai kendur, setelah tidak lagi mendapatkan layanan pembelian BBM dengan cara hutang (bon) dari agen BBM di Daerah itu.

Kepala UPT AMB Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni Marthen Kilonressy, Kamis (11/10) mengungkapkan alasan pengurangan armada Angkutan Masyarakat Bintuni dari enam armada menjadi dua armada, dikarenakan terkendala biaya BBM Solar.

''Untuk saat ini, armada AMB untuk melayani masyarakat mengalami pengurangan armada, awalnya selama hari kerja pemerintahan kami operasikan enam armada AMB, dan tiga sampai empat armada pada hari sabtu dan minggu, sekarang hanya dua armada yang kami operasikan,'' kata Marten kepada arfaknews.com.

Dimana, sebelumnya UPT AMB membeli BBM dengan cara hutang (bon) langsung kepada agen yang telah dibangun kerja sama, namun seiring berjalannya waktu, para agen mulai enggan melayani kebutuhan BBM AMB dengan cara bon, dan hanya melayani pembelian BBM secara tunai.

''Salah satu kendala yang kami hadapi yanki soal ketersediaan BBM solar. itu karena agen-agen yang melayani BBM untuk AMB tidak bisa melayani kami dengan cara Bon, jadi kami harus bayar kes, itulah kendala yang kami hadapi,'' pungkasnya.

Editor : Rizaldy

Berita Terkait