Lampaui Target Penanganan Kasus, BNN PB Pertajam Program Anti Narkoba

Oleh Charles Maniani

11 October 2018 07:01 111 VIew

''Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua Barat, Brigjen Pol Drs. Untung Subagyo. Charles Maniani | arfaknews.com''

Manokwari, arfaknews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua Barat, melampaui target 7 kasus yang diberikan BNN pusat. Sejak Januari hingga September 2018, BNN Papua Barat sudah menangani 9 kasus Narkoba, dengan hasil sitaan 36 paket Sabu dan berat BB 28 Gram.

“Dari 9 kasus, enam tersangka sudah P21, sedangkan tiga tersangka lain masih dalam proses penyelidikan,” jelas Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua Barat, Brigjen Pol Drs. Untung Subagyo, Kamis (11/10), saat konferensi pers di BNN Papua Barat.

Tersangka yang sudah P21 diantaranya, FA (28 Tahun) BB Ganja, 1, 61 Gram, PCA (46 Tahun) BB 1 bukus plastik kecil kristal bening 0,7195 Gram, DL (42 Tahun) BB 1 bukus kristal bening 0,0951 Gram, FSS (22 Tahun) status pelajar, dengan BB 1 bungkus plastik kecil kristal bening 0,0951 Gram. Sedangkan  SA, MS dan SN masih dalam proses penyelidikan.

BNN Papua Barat juga giat melaksanakan beberapa Program Anti Narkoba, diantaranya Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyrakat (P2M) dengan 100 relawan anti narkoba. Terdiri atas 40 orang mewakili intansi pemerintahan , 10 orang perwakilan swasta, 30 orang dari bidang pendidikan serta 30 orang dari lingkungan masyarakat.

Penggiat Anti Narkoba berjumlah 148 orang terbagi atas 37 orang dari instansi pemerintah, 40 orang perwakilan swasta, 40 orang dari bidang pendidikan dan 30 orang dari lingkungan masyrakat.

Sedangkan Bidang Rehabilitasi (Team  Assesment Terpadu), target 18 orang dan realisasi 25 orang.Target pesien rawat jalan 18 orang dan realisasi 32 orang.

Sementara yang dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) 2 orang, RSJ Jayapura dan ke Baddoka Makasar SIL (Screening Investas) target 7 orang dan realisasi7 orang.

“Teman-teman dari media massa juga berkontribusi dalam bentuk pemberitaan dan informasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Thias

Berita Terkait