Warga Tofoi Kesal, Empat Bulan Tanpa Pasokan Listrik

Oleh Wawan Gunawan

16 October 2018 03:10 1495 VIew

''Beatrik Inanosa, Warga Kampung Tofoi, Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni. (Wawan Gunawan | arfaknews.com)''

Bintuni, arfaknews.com – Warga Kampung Tofoi, Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni, saat ini resah dengan kondisi macetnya pasokan listrik dalam kurun waktu empat bulan terakhir.

Menurut pengakuan sejumlah warga, gangguan listrik ini terjadi sejak hari raya Lebaran lalu. Bahkan beberapa tempat usaha yang saban hari mengandalkan listrik pun jadi berantakan.

“Sejak Lebaran sampai sekarang listrik masih padam. Saya juga tidak tahu kenapa. Hal ini sangat berdampak, bagaimana mau buka warung malam hari kalau gelap,” keluh Maria Srigati, pengusaha kios dan warung di Kampung Tofoi, Senin (15/10).

Maria menetap di Kampung Tofoi sejak Tahun 1987. Menurut dia, listrik bukan masalah berarti saat kehadiran sebuah perusahaan somel.  

“Saat jadi ibu kota distrik, kita malah gelap sudah empat bulan. Kami harap ini jadi perhatian kepala daerah dan Gubernur Papua Barat,” paparnya.

Warga lainnya, Beatrik Inanosa, mengungkap gangguan listrik ikut berpengaruh terhadap aktifitas belajar anak sekolah. Agar anak-anak mereka bisa belajar, pilihan membeli lilin atau minyak tanah jadi alternatif terbaik.

“Katanya mereka bilang tidak ada Solar dan ada juga yang bilang tidak ada uang kas daerah sehingga listrik tidak menyala,” beber Beatrik.

Dengan nada kesal, ia menilai deretan tiang listrik yang berada di Kampung Tofoi sebaiknya dijadikan Besi Tua karena tidak memberi sumbangsih selama empat bulan terakhir.

“Percuma, jadi besi tua saja. Kita hidup dalam kegelapan sudah empat bulan ini. Saya harap keluhan ini menjadi perhatian pimpinan daerah,” pungkasnya.

Editor : Thias


Berita Terkait