Program Revitalisasi, Tata Boga SMK N 3 Manokwari Mampu Cetak 200 Roti Per Hari

Oleh Putra Aryanto

16 October 2018 07:01 559 VIew

''Salah Satu Bantuan Peralatan dari Kemendikbud Guna Menunjang Program Revitalisasi di SMK Negeri 3 Manokwari. (Putra Aryanto | arfaknews.com)''

Manokwari, arfaknews.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Manokwari, telah mendapat bantuan sejumlah peralatan Tata Boga dan fasilitas penunjang lain.

Bantuan yang berasal dari pusat ini dinilai sangat membantu proses belajar-mengajar di sekolah, seiring dengan rencana revitalisasi SMK dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kepala SMK Negeri 3 Manokwari, George Gasper, menilai paket bantuan sangat menunjang proses pembelajaran siswa dalam menghadapi dunia kerja, seperti halnya teaching factory.

“Hasilnya nampak. Dari jurusan Tata Boga, kami mampu produksi 200 roti setiap hari,” ujarnya, Selasa (16/10) di Manokwari.

Pemasaran hasil produksi roti dari Tata Boga SMK Negeri 3 ini, dilakukan melalui kerja sama dengan 7 mini market di Manokwari. Diharapkan, produksi roti tersebut bisa meningkat menjadi 500 buah per hari.

Menurutnya, Program Revitalisasi SMK oleh Kemendikbud cukup merubah banyak hal dalam proses belajar-mengajar di SMK Negeri 3 Manokwari. Seperti,

peningkatan kualitas pelatihan bagi guru serta sistem jejaring offline yang akan disiapkan oleh sekolah dalam menunjang pembelajaran.

Tahun 2018 ini, Kemendikbud merevitalisasi 219 SMK dan akan melakukan hal yang sama Tahun 2019 dengan merevitalisasi 350 SMK, dengan total anggaran mencapai Rp.1 Triliun.

Seperti di ketahui, 5 jurusan yang diprioritaskan masuk program revitalisasi adalah Maritim, Pariwisata, Pertanian, Industri Kreatif dan Teknologi. Upaya revitalisasi sendiri menyasar peta pengembangan SMK dan menyelaraskan kurikulum SMK, sesuai potensi pengguna lulusan.

Program Revitalisasi SMK meliputi bidang infrastruktur, antara lain membangun laboratorium, teaching factory, ruang kelas baru dan peralatan pendukung kegiatan praktik dan belajar.

Editor : Thias

Berita Terkait