Pangdam XVIII/ Kasuari Bakal Membuka Kasuari Manokwari Offroad 2018

Oleh Redaksi

16 October 2018 07:01 567 VIew

''Panitia Iven Kasuari Manokwari Offroad 2018 bakal menerjunkan 50 Offroader dari sejumlah kabupaten/kota untuk menguji skil mengendarai kendaraan 4WD dalam dua kelas lomba dan 2-3 SCS di Dirkuit Offroad Sowi Satu Distrik Manokwari Selatan. ''

Manokwari, arfaknews.com - Pangdam XVIII/ Kasuari  Mayor Jenderal Joppye Onesimus Wayangkau, direncanakan membuka ivent kejuaraan terbuka Kasuari Manokwari Offroad 2018, yang bakal diselenggarakan di sirkuit Offroad Sowi Satu Distrik Manokwari Selatan, dimulai 18-20 Oktober 2018 di Manokwari.

Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Andi Gus Wulandari, Selasa (16/10) mengatakan, iven Kasuari Manokwari Offroad 2018 merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI Ke - 72 Tahun yang diselenggarakan oleh Kodam XVIII/Kasuari bekerjasama dengan Ikatan Jeep Manokwari dan didukung oleh IOF (Indonesian Offroad Federation) Papua Barat dan IMI Papua Barat.

Sekitar 50 Offroader dari Kabupaten dan Kota se Papua Barat bakal memacu adrenalin dan menunjukan skilnya mengendarai kendaraan Four Whell Drive (4WD) di medan Offroad sepanjang kurang lebih 700 meter dengan medan lumpur dan jumping.

Sekretaris IOF Papua Barat Bimo Panji Anugrah mengatakan, pelaksanaan kegiatan Offroad ini terbuka untuk umum bagi masyarakat yang memiliki kendaraan penggerak roda 4x4 dan 4x2 berbasis Jeep yang telah melalui uji kelayakan yang ditetapkan oleh panitia.

''Kategori lomba ini adalah Special Competiton Stage (SCS) Non Winch dengan kategori kelas 4x4 2500cc UPPER dan 4x4 2500cc UNDER,'' kata Bimo.

Bimo mengutarakan, soal SCS Non Winch, para Offroader akan di pacu adrenalinnya melintasi lintasan SCS mulai dari 200 meter hingga 500 meter, dengan jumlah 2 hingga 3 SCS sesuai kategori kelas yang diikuti.

Menurut Bimo, Animo Offroader Papua Barat untuk mengikuti ajang Kasuari Manokwari Offroad 2018 ini cukup tinggi, terbukti dari banyaknya peserta yang telah mendaftar dan telah melalui tahap uji kelayakan kendaraan.

''Sejak pembukaan pendaftaran pada hari Senin (15/10), sedikitnya 21 orang dari Manokwari, Sorong, Bintuni dan Raja Ampat sudah terdaftar, dan hingga Selasa (16/10) jumlah pendaftar sudah mencapai 31 orang, jumlah itu akan bertambah hingga mencapai 50 orang,'' imbuhnya.

Ia menambahkan, sesuai arahan atasan kodam XVIII/Kasuari, menyatakan kegiatan Offroad ini sangat bernilai strategis, selain menyajikan hiburan gratis kepada masyarakat, melalui kegiatan ini, dapat menunjukan kepada publik bahwa Papua Barat merupakan daerah yang aman dan menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara, bahkan dapat menarik perhatian investor untuk membuka usahanya di Provinsi ini.

 

Editor : Rizaldy

 

Berita Terkait