Kejelasan Tes CPNS 2018 Menyusul, Kuota Papua Barat 400

Oleh Putra Aryanto

19 October 2018 07:01 1740 VIew

''Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan. Foto : Putra Aryanto | arfaknews.com''

Manokwari, arfaknews.com - Persetujuan pemerintah pusat terkait tes CPNS 2018 bagi Papua dan Papua Barat secara offline (manual), didasari dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya dari penolakan masyarakat dan sarana internet yang belum memadai.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, mengaku Pemprov Papua Barat sudah bertemu Menpan RB Selasa (16/10) di Jakarta.

“Kami sampaikan keinginan agar tes CPNS Papua Barat juga dilakukan manual dan itu disetujui Menpan RB, “ ujarnya saat apel pagi di halaman Kantor Gubernur, Arfai, Jumat (19/10).

Menurutnya, akan ada pertemuan lanjutan guna membahas berbagai hal terkait rencana pelaksanaan tes CPNS untuk Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Pertemuan dengan Menpan RB akan dilakukan kembali bersama-sama dengan Provinsi Papua. Akan ada tim yang diutus, termasuk Sekda, Ketua DPR, Kepala BKD dan para bupati/wali kota,” bebernya.

Ditambahkan, kuota CPNS bagi Papua Barat secara umum berkisar 400 lebih dan pembagian kuota untuk OAP-non OAP akan diatur saat pertemuan bersama Menpan RB.

Sementara nasib 1.283 honorer Pemprov Papua Barat tetap diperhatikan, dengan ketentuan memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PNS.

“Menteri menjamin. Nanti ada rapat teknis terkait 1. 283 honorer. Pesan saya, berdoa agar pelaksanaanya tidak molor, “ pungkasnya.

Berita Terkait