Sebelum 2019, Pemprov Papua Barat Bakal Pecat 18 ASN

Oleh FX Putra Arianto

22 October 2018 12:10 2442 VIew

''Kepala Inspektorat Provinsi Papua Barat, Sugiyono, SH''

Manokwari, arfaknews.com - Sebanyak 18 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Papua Barat dalam waktu dekat akan menerima Surat Keputusan pemecatan dengan tidak hormat ( PDTH ) pada akhir 2018 mendatang.

 

Inspektur Pengawas Daerah Provinsi Papua Barat, Sugiyono, Senin (22/10) menyatakan, keputusan pemberhentian dengan tidak terhormat 18 Orang ASN ini telah sesuai prosedur Perundang-Undangan yang berlaku, terutama bagi ASN yang berstatus sebagai terpidana korupsi.

 

“SK pemecatan 18 ASN ini akan segera di keluarkan dan paling lambat akhir tahun 2018 sudah mereka terima. Meski demikian para ASN tersebut masih mempunyai ruang untuk mengajukan keberatan atau langkah hukum lainnya" ujar Sugiyono kepada awak media usai apel gabungan ASN Pemprov Papua Barat.

 

Sugiyono mengungkapkan, PDTH 18 orang ASN tersebut merupakan tahap pertama dari upaya penegasan sanksi ASN sesuai UU ASN. Untuk tahap kedua PDTH, hingga kini masih di proses oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

 

Sugiyono menegaskan bahwa, Pemprov Papua Barat tetap konsisten menerapkan Reward and Punismant (penghargaan dan sanksi) bagi ASN yang terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik ASN.

 

Selain Pemberhentian secara tidak terhormat, Pemprov Papua Barat juga akan memberikan sanksi pemotogan gaji sebesar 50 persen bagi ASN yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pelanggaran hukum.

 

''ASN yang ditetapkan sebagai tersangka akan diberhentikan untuk sementara waktu dan hanya akan menerima gaji sebesar 50 persen dari total gaji yang harus diterima,'' imbuhnya.

 

“Kalau sudah ada putusan hakim, maka akan diberhentikan dengan tidak hormat, ini perintah undang-undang,” tandasnya.

 

Editor : Rizaldy

 


Berita Terkait