Papua Barat Target 7 Emas Dan 5 Champion Di Pesparani

Oleh Putra Aryanto

30 October 2018 07:01 119 VIew

'' Ketua LP3KD Papua Barat Roberth KR Hammar''

Ambon arfaknews.com  - kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani ( Pesparani ) Papua Barat dalam mengikuti lomba di Ambon, berlangsung  dari 29- 31 Oktober 2018 menargetkan 7 emas dan 5 chapion.

hal ini diungkapkan Ketua LP3KD Papua Barat Roberth KR Hammar, ketika di temui para wartawan, mengatakan kontingen Papua Barat secara fisik dan mental telah dipersiapkan matang guna meraih juara champion. Hal ini terlihat dari kesiapan para peserta yang berlatih secara rutin.

" Kita minimal 3 champion,namun  targetnya 5 Champion,  dimana gubernur berpesan, jika kita dapat berhasil sesuai target di inginkan bakal membawa nama harum Papua Barat ". Ungkapnya.

Sementara dukungan pun mengalir dari beberapa penjabat dari kabupaten dan kota, bahkan dukungan pun dating dari pejabat Papua Barat sendiri turut dalam memberikan suport agar para peserta semangat dalam mengikuti lomba.

Seperti di ketahui, ada 12 mata lomba di ikuti kontingen Papua Barat. Mata lomba tersebut antara lain, Cerdas Cermat Rohani Anak dan Remaja, Bertutur Kitab Suci, PS Dewasa Pria, PS Dewasa Wanita, PS Gregorian Anak dan Remaja,PS Anak, Mazmur Anak, Mazmur Remaja, Mazmur Dewasa, PS Gregorian Dewasa, dan PS Dewasa Campuran.

Selain itu ada beberapa 7 mata lomba unggulan yang menjadi prioritas dalam meraih target utama champion, Kata Robert

" Kita ada beberapa mata lomba menjadi unggulan dalam meraih target, target tersebut merupakan target yang telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya " ungngkapnya.

Pesparani Nasioanal pertama di selenggarakan di Ambon, diikuti 34 Provinsi di indonesia, tidak ketinggalan Prov Aceh pun ambil bagian dalam Pesta Paduan Suara Gerejani ( Pesparani ) Khatolik.

Sebelumnya dukungan dari Pemerintah Pusat dan i Maluku serta Kabupaten Kota se Maluku, serta berbagai pihak mendukung terselenggaranya kegiatan Pesparani Nasional Ke I ini, di antaranya Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Maluku dengan menawarkan peserta Pesparani menginap di rumah warga muslim, guna terjalin keberagaman umat beragama.

Berita Terkait